SOLOBALAPAN.COM – Berhentinya penayangan Doraemon di RCTI per Januari 2026 bukan sekadar hilangnya satu jadwal acara, melainkan runtuhnya sebuah monumen tradisi Minggu pagi.
Robot kucing abad ke-22 ini telah menemani keluarga Indonesia sejak 9 Desember 1990, menciptakan ikatan emosional yang melintasi berbagai generasi.
Namun, tahukah Anda bagaimana perjalanan Doraemon hingga menjadi ikon global? Mari kita tengok sejarah di balik "kantong ajaib" Robot Kucing ini.
Lahir dari Tangan Dingin Fujiko F. Fujio
Doraemon pertama kali muncul dalam bentuk manga pada akhir 1960-an. Ceritanya berfokus pada misi Doraemon yang dikirim kembali ke masa lalu oleh pemiliknya Sewashi Nobi untuk membantu kakeknya yang ceroboh, Nobita.
Adaptasi anime pertamanya sempat gagal pada 1973, namun bangkit kembali pada produksi tahun 1979.
Inilah fase di mana studio Shin-Ei Animation mulai memegang peran kunci, bekerja sama dengan TV Asahi dan Fujiko-Pro untuk mendistribusikan Doraemon ke seluruh dunia, termasuk Indonesia.
Pada awal penayangan di Jepang, Doraemon disiarkan dalam format episode pendek berdurasi enam menit yang tayang setiap Senin hingga Sabtu pada pukul 18.50 – 19.00 waktu setempat.
Evolusi Animasi: Versi 1979 vs Mizuta Edition (2005)
Sepanjang sejarahnya, Doraemon mengalami dua fase besar produksi yang dikenal luas oleh penggemar:
Versi 1979 (Classic): Berlangsung hingga 2005 dengan total 1.787 episode. Ini adalah versi yang paling akrab bagi generasi 90-an di Indonesia.
Versi 2005 (Mizuta Edition): Menggunakan pengisi suara baru di Jepang dan teknologi animasi yang lebih modern. Versi inilah yang mulai menghiasi layar kaca kita sejak 2011.
Pembaruan 2017: Warna animasi dibuat lebih cerah dan tajam guna menyesuaikan dengan standar kualitas tayangan modern.
Pembaruan ini dilakukan agar Doraemon terlihat lebih modern dan sesuai dengan perkembangan teknologi animasi, sekaligus menarik bagi penonton generasi baru.
Kini, sebagian besar Doraemon versi internasional sudah menggunakan gaya animasi terbaru tersebut.
Doraemon dalam Angka: Salah Satu Anime Terpanjang di Dunia
Merujuk pada data Guinness World Records dan pengamatan industri hingga 2025, Doraemon konsisten menduduki peringkat atas anime dengan jumlah episode terbanyak di dunia, bersaing ketat dengan judul-judul legendaris Jepang lainnya.
Doraemon telah didistribusikan ke berbagai negara dan di-dubbing ke banyak bahasa.
Untuk pasar Amerika Serikat, versi dubbing bahasa Inggris diproduksi oleh Fujiko-Pro, TV Asahi, dan Shin-Ei Animation bersama Bang! Zoom Entertainment. Serial ini sempat ditayangkan di Disney XD dan Disney Channel.
Jejak Sejarah di Indonesia: RCTI, GTV, dan SCTV
Perjalanan Doraemon di tanah air dikelola oleh ADK Indonesia (dahulu PT Perdana International Media Marketing Group atau IMMG Indonesia).
Dikutip dari Doraemon fandom, berikut rincian sejarah penyiaran di Indonesia:
1990: Debut pertama di RCTI (9 Desember) dan sempat tayang di SCTV wilayah Jawa Timur.
1993: SCTV berhenti menayangkan setelah berstatus siaran nasional.
2011: Transisi dari versi klasik 1979 ke versi modern 2005.
2021: Perubahan jadwal keramat dari pukul 08.00 WIB menjadi 08.30 WIB.
2023: Mulai tayang di GTV sebagai bagian dari program afiliasi.
2026: Resmi menghilang dari slot Minggu pagi RCTI.
Meskipun saat ini slot pukul 08.00 WIB telah digantikan oleh program lain, sejarah 35 tahun Doraemon akan tetap terpatri sebagai "ritual wajib" masa kecil bagi jutaan orang Indonesia. (dam)
Editor : Damianus Bram