JAKARTA, SOLOBALAPAN.COM – Akhir tahun 2025 menjadi momen spesial bagi sutradara sekaligus penulis Muhadkly Acho.
Film terbarunya, Agak Laen: Menyala Pantiku!, sukses mencatatkan prestasi luar biasa dengan 9,7 juta lebih penonton hanya dalam 33 hari tayang di bioskop Tanah Air, per Senin (29/12).
Capaian tersebut membuat Agak Laen: Menyala Pantiku! resmi menduduki peringkat ketiga film Indonesia terlaris sepanjang masa.
Film ini bahkan berhasil melampaui edisi pertamanya, Agak Laen (2024), yang mengumpulkan sekitar 9,1 juta penonton selama 98 hari penayangan.
Tak berhenti di situ, jumlah penonton film yang dibintangi kuartet Agak Laen—Bene Dion, Indra Jegel, Boris Bokir, dan Oki Rengga—masih berpeluang terus bertambah. Pasalnya, film bergenre horor-komedi tersebut hingga kini masih bertahan di banyak layar bioskop.
Atas pencapaian fantastis itu, Acho mengaku masih sulit mempercayainya. Sejak awal menggarap sekuel Agak Laen, ia tidak pernah memasang target muluk, apalagi berharap bisa mengalahkan popularitas film pertamanya.
“Selama ini saya selalu bilang kalau mustahil bisa 9 juta lagi. Ternyata saya salah. Mustahil buat saya, ternyata kecil buat Tuhan. Bahkan, kini bisa melewati film pertamanya,” ujar Acho dalam keterangan tertulis, Senin (29/12).
Kabar manis ini juga menjadi hadiah akhir tahun bagi produser Ernest Prakasa. Ia mengaku terharu melihat dukungan penonton Indonesia yang tak pernah surut sejak kemunculan semesta Agak Laen.
“Saya terharu sekali melihat antusiasme penonton Indonesia. Terima kasih teman-teman, ternyata api untuk film ini masih sangat membara dan film kami masih tayang sampai hari ini,” tutur Ernest.
Menariknya, sebelumnya kuartet Agak Laen sempat bernazar akan melakukan sesuatu jika jumlah penonton Agak Laen: Menyala Pantiku! berhasil melampaui film pertamanya. Namun hingga kini, aksi lanjutan dari Bene dan kawan-kawan masih menjadi tanda tanya.
Baca Juga: Diduga Rem Blong, Honda CR-V Tabrak Bangunan di Bundaran HI Cicoa Tawangmangu
Sebelumnya, mereka memang sempat mencuri perhatian publik dengan berkeliling mengenakan kostum hantu di Car Free Day (CFD) Bundaran HI, Jakarta Pusat.
Namun aksi tersebut bukan bagian dari nazar, melainkan kegiatan penggalangan dana untuk korban bencana di Sumatera.
Saat ini, kuartet Agak Laen tengah berkeliling ke sejumlah kota dengan jumlah penonton tertinggi guna menyapa penggemar sekaligus menggencarkan promosi. Melihat tren penonton yang masih “menyala”, bukan tak mungkin rekor film ini akan terus bertambah. (jp/an)
Editor : Andi Aris Widiyanto