SOLOBALAPAN.COM - Skandal rumah tangga antara Insanul Fahmi, istrinya Wardatina Mawa, dan Inara Rusli terus berkembang menjadi konflik yang semakin kompleks.
Tidak hanya soal dugaan perselingkuhan dan pernikahan siri, kini mencuat pengakuan bahwa Wardatina sempat menerima ancaman dari Inara Rusli saat kebenaran status pernikahan Insan terbongkar.
Isu ini kembali ramai setelah Mawa menuntut permintaan maaf dari Inara dan suaminya, sesuatu yang hingga kini belum ia terima.
Wardatina Mengaku Diancam: “Dia mengancam aku…”
Dalam pernyataannya, Wardatina Mawa blak-blakan menyebut bahwa ia mengalami ancaman verbal dari Inara Rusli ketika keduanya terlibat komunikasi terkait hubungan Inara dengan suaminya.
Ia menegaskan bahwa dirinya meyakini hubungan terlarang tersebut bukan hanya terjadi satu kali.
"Aku meyakini hubungan intim keduanya (Inara Rusli dan Insanul Fahmi) bukan cuma sekali dilakukan Bunda (panggilan akrab Maia Estianty)," ujar Wardatina Mawa lewat tayangan YouTube bersama istri Irwan Mussry itu.
Mawa juga menggambarkan bagaimana rekaman video membuatnya semakin yakin tidak ada rasa bersalah di antara keduanya.
"Aku melihat proses tindakan perbuatan hubungannya mereka itu seolah-olah kayak hal yang biasa saja… Aku ini istri sahnya, seharusnya juga dia mundur," ucapnya.
Namun bagian paling mengejutkan adalah pengakuan soal ancaman.
"Namun, malah kebalikannya dia mengancam aku dengan kata-kata dia seolah-olah aku yang salah. Kata dia 'kalau memang kami berjodoh, aku pastikan bukan dalam keadaan suami orang'," tuturnya.
Wardatina menambahkan bahwa ancaman itu bahkan menyasar keluarganya.
"Dia menyuruh aku untuk berobat jalan. Karena dibilang 'jangan sampai buat muak sekeluarga. Jangan, sampai kamu insecure atas dasar apa kamu nge-framing diri'," paparnya.
Pengakuan tersebut membuat Maia Estianty terkejut hingga menanyakan ulang siapa yang mengucapkan ancaman tersebut.
"Perempuan kak bukan laki-laki," jawab Wardatina.
Sementara Inara Klaim Telah Dikenalkan ke Keluarga Insan
Di sisi lain, pihak Inara sebelumnya mengaku telah dikenalkan kepada keluarga Insan sebelum menikah siri. Namun klaim ini dibantah keras oleh Wardatina.
Ia menyebut keluarga Insan tidak pernah mendukung poligami sehingga mustahil merestui pernikahan siri tersebut.
"Menurut aku nggak sama sekali (restu), terkait poligami aja mereka nggak yang setuju sama sekali," kata Wardatina.
Ia bahkan memastikan ibu mertuanya dengan tegas menolak rencana tersebut:
"Umi itu bilang 'Mawa, umi itu nggak mau Insan kayak gitu, umi nggak rela Afnan punya ibu tiri. Dan nggak bakalan setuju dunia dan akhirat'," sambungnya.
Dengan kondisi ini, Mawa yakin klaim Inara soal restu keluarga tidak sesuai fakta.
Mawa Sudah Serahkan Bukti, Tinggal Tunggu Ikhtikad Baik
Kasus ini kini sudah masuk ranah hukum.
Wardatina telah diperiksa sebagai pelapor selama 4,5 jam dan menyerahkan seluruh bukti yang ia miliki, termasuk rekaman CCTV dan percakapan digital.
"Yang saya harapkan sekarang hanya satu: ada iktikad baik dari beliau. Karena secara tidak langsung, dia sudah merusak pernikahan saya,” ujar Wardatina.
Ia menegaskan permintaan maaf adalah bentuk tanggung jawab moral yang seharusnya muncul dari pihak yang terlibat dalam kehancuran rumah tangganya.
“Saya hanya ingin kejujuran dan tanggung jawab. Itu saja,” tuturnya. (lz)
Editor : Laila Zakiya