SOLOBALAPAN.COM - Ledakan tawa kembali mengguncang bioskop Indonesia.
Film sekuel yang dinanti-nanti, "Agak Laen: Menyala Pantiku!", resmi mencetak rekor fantastis.
Hanya dalam waktu 11 hari penayangan, film garapan rumah produksi Imajinari ini sukses menembus angka 5 juta penonton.
Capaian gila ini membuat sang produser, Ernest Prakasa, tak habis pikir.
Melalui akun Instagram pribadinya, komika sekaligus sineas ini meluapkan rasa syukur sekaligus keheranannya melihat antusiasme "Pasukan Bermarga" (sebutan fans Agak Laen) yang begitu masif.
Baca Juga: Gila! Baru 3 Hari Tayang, Film 'Agak Laen 2' Resmi Tembus 1 Juta Penonton, Bioskop Full Senyum
Ernest Prakasa: 'Di Luar Nalar'
Ernest mengaku angka tersebut melampaui ekspektasi terliarnya.
Baginya, pencapaian ini adalah bukti bahwa komedi yang disajikan Indra Jegel cs masih sangat relevan dan dicintai masyarakat.
“Di hari ke-11 ini kami mengucapkan syukur untuk Agak Laen: Menyala Pantiku! yang sudah menyentuh angka 5 juta penonton,” tulis Ernest, Minggu (7/12/2025). “Sungguh di luar nalar,” tambahnya.
Imajinari: 'Menyala Pasukanku!'
Kebahagiaan juga dirayakan oleh akun resmi Imajinari.
Mereka mengucapkan terima kasih kepada jutaan penonton yang telah menjadi saksi kekonyolan empat sekawan ini dalam memecahkan kasus (atau justru memperkeruhnya).
“LIMA JUTA DIA WOYY, MENYALA PASUKANKU! Tiba-tiba udah segini banyak pasukan yang jadi saksi para detektif kita ini salah tangkep,” tulis admin Imajinari dengan gaya jenaka.
Patahkan Rekor Film Pertama
Kesuksesan "Agak Laen: Menyala Pantiku!" sebenarnya sudah tercium sejak hari pertama rilis. Data mencatat, pada hari pembukaannya saja, film ini meraup 272.846 penonton.
Angka ini jauh melampaui performa hari pertama film pendahulunya, Agak Laen (2024), yang kala itu meraih 181.689 penonton.
Tren positif ini terus menanjak hingga menembus 5 juta penonton di pekan kedua.
Sinopsis Singkat: Detektif Masuk Panti Jompo
Film kedua ini kembali disutradarai oleh Muhadkly Acho dan dibintangi kuartet andalan: Indra Jegel, Boris Bokir, Oki Rengga, dan Bene Dion.
Kali ini, mereka berperan sebagai empat sekawan yang berprofesi sebagai detektif kepolisian yang nasibnya di ujung tanduk karena sering gagal misi.
Demi kesempatan terakhir, mereka harus menyamar di panti jompo Wisma Kasih untuk mengungkap kasus pembunuhan misterius.
Selain kuartet utama, film ini juga dimeriahkan oleh Tissa Biani, Gita Bhebita, Ariyo Wahab, Jajang C. Noer, hingga aktor Malaysia Chew Kin Wah. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo