SOLOBALAPAN.COM - Konflik antara Inara Rusli, Wardatina Mawa, dan Insanul Fahmi kini memasuki babak baru.
Tidak hanya saling tuding soal dugaan hubungan terlarang, kasus ini melebar menjadi perang laporan polisi yang kian kompleks—mulai dari dugaan perzinaan, penipuan, hingga dugaan akses ilegal terhadap rekaman CCTV.
Publik pun bertanya-tanya: dari mana sebenarnya rekaman CCTV itu berasal, dan apakah aksesnya legal?
Wardatina Mawa Mantap Laporkan Dugaan Perzinaan, Serahkan CCTV sebagai Bukti
Wardatina Mawa, istri Insanul Fahmi, datang ke Polda Metro Jaya membawa sejumlah barang bukti yang diklaim menguatkan dugaan perselingkuhan antara sang suami dan Inara Rusli.
“Kapasitas kami sebagai pelapor di sini, dan kami memberikan keterangan serta menghadirkan saksi,” ujar pengacara Mawa, Fedhli Faisal, kepada wartawan, Kamis (4/12/2025).
Wardatina diperiksa selama sekitar 4,5 jam dengan 26 pertanyaan, dan ia mengaku sudah menyerahkan seluruh bukti yang dimiliki.
“Sudah saya sampaikan bukti-bukti; CCTV, chat semuanya sudah saya jelaskan secara terstruktur. Jadi insyaallah tinggal bagaimana prosesnya berjalan dengan lancar. Mohon doanya semuanya,” kata Wardatina.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, membenarkan adanya laporan tersebut.
“Terkait dugaan perzinahan terhadap inisial IR,” kata Budi.
Namun ia menegaskan bahwa barang bukti baru ditunjukkan dan belum diserahkan resmi kepada penyidik.
“Ini juga terkait dengan barang bukti yang baru ditunjukkan oleh pelapor; ini belum diserahkan kepada penyidik,” ucap Budi.
Baca Juga: Shin Tae-yong Kembali Ke Indonesia! Media Vietnam Heboh dan Soroti Spekulasi STY Comeback
CCTV Dua Jam Bikin Wardatina “Bergetar”
Dalam pemeriksaan, Wardatina mengaku kembali dipaksa menonton video CCTV berdurasi dua jam yang diduga memperlihatkan hubungan terlarang suaminya.
“Itu aku ke-trigger banget sih. Tadi juga di pemeriksaan kan sampai dilihat yang mereka hubungan…” ungkap Mawa dalam siaran live di TikTok.
Meski diperlihatkan ulang, ia menolak membeberkan isinya demi menjaga masa depan anak-anak.
“Udah ya guys ga boleh di-spill itu jejak digital, kita harus memikirkan anak-anak kita,” lanjutnya.
Konflik Melebar: Inara Balik Laporkan Dugaan Penipuan dan Akses Ilegal
Alih-alih diam, Inara Rusli memilih melapor balik. Ia melaporkan Insanul Fahmi atas dugaan penipuan status perkawinan.
"IR melaporkan IF dalam perkara penipuan," ujar Budi Hermanto.
Tak hanya itu, Inara juga mengajukan laporan lain terkait dugaan ilegal akses, meski belum mengungkap siapa pihak yang dilaporkan.
Dugaan mengarah ke dua nama: mantan suaminya Virgoun dan Wardatina.
Mawa mengaku belum menerima panggilan apa pun terkait laporan balik tersebut.
Pertanyaan Besar: Dari Mana Rekaman CCTV Itu Berasal?
Rekaman CCTV menjadi bukti utama yang dibawa Mawa, namun hal ini memicu tanda tanya besar:
Apakah CCTV tersebut berasal dari properti pribadi?
Siapa yang memiliki akses sah?
Apakah perekaman dan pengambilannya mengikuti prosedur hukum?
Pertanyaan ini krusial karena terkait laporan dugaan illegal access yang diajukan Inara.
Jika terbukti rekaman diperoleh secara tidak sah, maka kasus bisa berbalik arah dan memunculkan konsekuensi hukum baru.
Wardatina Masih Menunggu Permintaan Maaf
Terlepas dari proses hukum, Mawa menyebut dirinya masih belum mendapat permintaan maaf dari Inara.
"Sampai sekarang belum ada permintaan maaf sepatah katapun yang keluar dari mulut kakak IR (Inara)," ujar Mawa.
Ia berharap sang suami dan Inara mengakui kesalahan mereka.
“Harapan saya adalah dengan adanya bukti yang udah saya kasih ke penyidik… saya harapannya mengakui kesalahan, dan memohon maaf kepada saya dengan hati yang sangat tulus,” harapnya.
Biduk Rumah Tangga Mawa–Insan Usai
Setelah drama panjang, Mawa akhirnya mengambil keputusan berat.
"Mohon maaf saya udah memutuskan untuk selesai," kata Mawa.
Ia siap menggugat cerai setelah proses hukum berjalan.
“Iya (berencana gugat cerai), tapi setelah proses hukum ini berjalan dengan baik ya,” ucapnya.
Konflik Bakal Panjang, Publik Menunggu Kejelasan Akses CCTV
Kasus ini kini bukan hanya soal dugaan perselingkuhan, tetapi juga dugaan penipuan dan akses ilegal data privasi.
Laporan saling serang antara Inara, Wardatina, dan Insan berpotensi panjang, mengingat semua pihak kini membawa bukti masing-masing.
Publik masih menunggu langkah kepolisian untuk mengungkap sumber dan keabsahan rekaman yang menjadi inti konflik. (lz)
Editor : Laila Zakiya