SOLOBALAPAN.COM - Skandal perselingkuhan antara Inara Rusli dan Insanul Fahmi kembali memuncak setelah publik heboh mencari tautan video syur yang disebut-sebut terjadi di lantai tiga rumah Inara.
Di tengah riuhnya pencarian video tersebut, Inara justru memutuskan mundur dari pernikahan siri bersama Insan karena mengaku baru mengetahui bahwa pria itu masih berstatus suami dari Wardatina Mawa.
Kasus ini bermula ketika Inara blak-blakan memperlihatkan bukti percakapan dengan istri sah Fahmi.
Dalam chat itu, ia menuliskan, “Sedari awal kenal, saya tak tahu kalau Insan sudah punya istri.”
Ia menegaskan bahwa dirinya benar-benar tidak mengetahui status Insan saat mereka pertama kali berhubungan.
Batal Menikah Resmi Tahun Depan Usai Tahu Status Asli Fahmi
Inara mengungkap bahwa ia baru mengetahui kenyataan bahwa Insan sudah beristri pada pertengahan Oktober 2025.
Fahmi sempat mengklaim bahwa rumah tangganya dengan Mawa tidak harmonis, bahkan mengaku telah menjatuhkan talak dua dan pisah rumah.
Namun klaim itu langsung dibantah oleh Mawa.
Melalui chat, Wardatina menuliskan, “Wah, sepertinya tidak pernah (ditalak dua) deh kak. Astagfirullah, pisah rumah kak?”
Kepada istrinya, Fahmi justru bercerita berbeda dan menyebut Inara sebagai istri kedua.
Ia bahkan disebut berusaha membuat Mawa menerima poligami. Karena perbedaan cerita itu, kuasa hukum Inara menegaskan bahwa kliennya memilih mundur.
“Karena itu, klien kami memutuskan mundur dari pernikahan dengan Insanul Fahmi demi menjaga perasaan sesama wanita,” kata Putra Kurniadi.
Inara Akhirnya Muncul dan Menyampaikan Permintaan Maaf
Setelah skandalnya kembali mencuri perhatian publik, Inara muncul di kawasan Pluit dan menyampaikan permintaan maaf sambil menahan tangis.
"Aku di sini mau menyampaikan permintaan maaf atas kegaduhan yang terjadi. Dan, untuk semua pihak, kalau ada yang masih percaya samaku, aku berterima kasih dan memohon doanya. Cukuplah Allah yang jadi sebaik-baik saksi bagi amalan kita. Terima kasih," ujar Inara.
Tim kuasa hukumnya kemudian menegaskan bahwa Inara ikut menjadi korban dari kebohongan Fahmi.
"Di sini yang perlu kami tegaskan bahwa klien kami itu juga korban daripada si Insan ini," tegas Andi Taslim.
Menurut keterangan hukum, Inara bersedia menikah siri pada 7 Agustus 2025 karena percaya Fahmi single, terlebih pria itu mengaku tidak memiliki profil atau jejak yang menunjukkan keberadaan istrinya.
Video Syur 2 Jam di Lantai 3 Dicari Publik
Skandal ini memanas setelah muncul kabar soal video syur berdurasi dua jam yang diduga melibatkan Inara dan Fahmi.
Rekaman itu disebut menunjukkan keduanya berhubungan layaknya pasangan suami istri, sebagaimana pernyataan Wardatina dalam sebuah podcast.
Media sosial pun dipenuhi pencarian link video tersebut, meski hingga kini tidak ada satupun tautan valid.
Rekaman yang menjadi barang bukti itu disebut berasal dari CCTV rumah Inara, yang menurut Mawa ia terima pada November 2025.
Fahmi sendiri kemudian mengakui hubungan tersebut melalui sebuah podcast.
Ia menyebut bahwa kejadian itu berlangsung di lantai tiga rumah Inara setelah mereka menikah siri.
Ia bahkan menunjukkan surat dan video yang diklaim sebagai bukti pernikahan agama, sambil mengaku telah berstatus duda.
Di sisi lain, publik mempertanyakan bagaimana CCTV pribadi Inara bisa tersebar.
Nama Virgoun ikut diseret karena disebut masih memiliki akses ke sistem pengawasan rumah mantan istrinya.
Ibunda Virgoun, Eva Manurung, membenarkan bahwa putranya memang bisa memantau CCTV demi memastikan kondisi anak-anaknya.
Inara Laporkan Penyebaran Rekaman CCTV ke Bareskrim
Inara menegaskan sikapnya dengan melaporkan penyebaran rekaman CCTV rumahnya ke Bareskrim.
Pihak kepolisian menyatakan laporan tersebut sedang dalam tahap penyelidikan. Publik pun menanti hasil pemeriksaan menyusul kegaduhan panjang yang terjadi.
Kuasa hukum Inara kembali menegaskan bahwa klien mereka adalah korban kebohongan Fahmi, termasuk saat pria itu menghubunginya lewat relasi bisnis dan mengaku single.
Setelah Wardatina menghubunginya dan menjelaskan bahwa pernikahan Insan masih sah, Inara langsung mengakhiri hubungan.
Laporan Wardatina terhadap suaminya dan Inara pada 22 November 2025 membuat kasus ini semakin melebar. Bukti berupa rekaman CCTV yang menjadi dasar pelaporan tersebut kemudian menjadi pusat perhatian publik, terutama setelah pernyataan Fahmi soal kejadian di lantai tiga. (lz)
Editor : Laila Zakiya