SOLOBALAPAN.COM - Drama rumah tangga Wardatina Mawa kian menguras emosi.
Setelah melaporkan suaminya, Insanul Fahmi, dan Inara Rusli ke polisi atas dugaan perzinaan, Mawa kini membongkar reaksi dramatis sang suami saat pertama kali ketahuan.
Dalam podcast bersama Denny Sumargo, Mawa mengungkapkan bahwa Insanul sempat mengirimkan pesan perpisahan yang mengerikan.
Sang pengusaha muda itu mengaku ingin mengakhiri hidupnya setelah bukti rekaman CCTV perselingkuhannya dengan Inara Rusli terbongkar oleh keluarga istri sah.
Reaksi Syok Saat Dikirimi Video CCTV
Mawa menceritakan bahwa bukti kuat berupa rekaman CCTV tersebut awalnya dikirimkan oleh kakaknya langsung ke ponsel Insanul Fahmi.
Mendapati "kartu As"-nya terbongkar, Insanul disebut sangat kaget.
"Jadi di hari Jumat itu, abang aku ngasih tahu videonya ke suami aku, CCTV yang Agustus itu, dia mungkin agak kaget," curhat Mawa di kanal YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo.
Pesan Putus Asa: 'Abang Mau Akhiri Hidup'
Tak lama setelah menerima bukti tersebut, Insanul langsung mengirim pesan panjang kepada Mawa.
Alih-alih sekadar meminta maaf, ia meluapkan keputusasaan hingga berniat bunuh diri.
Mawa membacakan isi pesan tersebut dengan suara bergetar.
"Sayang, maafin abang ya, belum bisa jadi sosok suami yang baik... Abang bersaksi, abang bersumpah kalau ayang itu istri salehahnya abang," tulis Insanul.
Pesan itu berlanjut dengan nada yang semakin gelap.
"Maafin abang, abang mau mengakhiri hidup abang sampai di sini, tolong jaga Afnan baik-baik," lanjut pesan tersebut.
Berawal dari Kajian, Berakhir di Kantor Polisi
Mawa juga menuturkan kronologi awal kedekatan suaminya dengan Inara.
Keduanya pertama kali berkenalan pada 31 Juli 2025 di sebuah acara kajian, yang kemudian berlanjut ke kerja sama bisnis travel milik Insanul.
"Mereka profesional kerja, lambat laun jadinya personal," ungkap Mawa.
Kecurigaan Mawa yang bermula dari perubahan sikap suami akhirnya terbukti lewat rekaman CCTV tersebut.
Kini, bukti itu telah diserahkan ke Polda Metro Jaya sebagai dasar laporan dugaan perzinaan. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo