SOLOBALAPAN.COM - Bola panas dugaan perselingkuhan Inara Rusli dengan pengusaha Insanul Fahmi kini menggelinding ke arah sang mantan mertua, Eva Manurung.
Ibu kandung Virgoun itu akhirnya buka suara menanggapi isu miring yang menimpa mantan menantunya.
Meski mengaku berat hati dan tetap memegang asas praduga tak bersalah, Eva Manurung tak bisa menahan diri untuk tidak mengungkit pernyataan lawas Inara Rusli.
Ia mengingatkan kembali kalimat tajam Inara soal perempuan perusak rumah tangga orang (pelakor) yang kini seolah berbalik menyerang dirinya sendiri bak karma.
Sayangkan Isu Tersebut: 'Dia Padahal Sudah Pernah Ngalamin'
Eva Manurung mengaku sangat menyayangkan jika rumor tersebut terbukti benar.
Pasalnya, ia tahu betul bagaimana sakitnya Inara saat dulu menjadi korban perselingkuhan dalam rumah tangganya bersama Virgoun.
“Sangat disayangkan kalau sampai terjadi, karena dia sudah ngalamin ya,” ujar Eva, Selasa (25/11/2025).
Ungkit Sindiran 'Pelakor Tidak Tahu Diri'
Poin paling menohok yang disampaikan Eva adalah kilas balik saat Inara menjadi tamu di podcast dr. Richard Lee.
Kala itu, Inara dengan lantang mendefinisikan syarat menjadi seorang pelakor.
“Kan dulu dia ngomongnya enak banget waktu di podcast dokter Richard.
Dia ngomong, ‘modal untuk menjadi pelakor tidak penting wajah cantik, yang penting tidak tahu diri’. Kalau nggak salah seperti itu ya,” kenang Eva Manurung.
Eva menilai, jika tuduhan perselingkuhan dengan suami Wardatina Mawa ini terbukti, maka Inara seolah sedang menelan ludahnya sendiri.
“Makanya liter apa yang kita pakai untuk menghakimi orang, liter itu pula yang datang sama kita," tegas Eva, menyiratkan pesan tentang karma.
Tetap Anggap Anak Sendiri dan Doakan Cucu
Meskipun memberikan sindiran pedas terkait "karma", Eva menegaskan bahwa ia masih menyayangi Inara layaknya anak sendiri.
Ia tidak ingin buru-buru menghakimi sebelum ada bukti hukum yang kuat.
Fokus utama Eva saat ini adalah masa depan ketiga cucunya. Ia berharap baik Virgoun maupun Inara bisa menemukan pasangan hidup yang benar, bukan sekadar mencari pacar main-main.
“Carilah pasangan yang bisa menuntun kepada yang bagus-bagus supaya anak-anak melihat juga jadi bagus,” pesan Eva dengan bijak. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo