SOLOBALAPAN.COM – Kabar mengejutkan datang dari penceramah Habib Bahar bin Smith.
Seorang perempuan bernama Helwa Bachmid tiba-tiba muncul ke publik dan membuat pengakuan sensasional bahwa ia adalah istri siri Habib Bahar yang telah diterlantarkan.
Pengakuan ini sontak memicu kehebohan, mengingat publik selama ini hanya mengetahui istri sah Habib Bahar adalah Fadlun Faisal Balghoits.
Tak lama setelah pengakuan Helwa viral, Fadlun, sang istri pertama, langsung memberikan respons menohok dengan mengunggah lagu berjudul "Karma".
Pengakuan Helwa Bachmid: Nikah Cuma Pakai Selembar Kertas
Melalui akun Instagram @helwabachmid_, Helwa membuat pengakuan tepat di hari yang ia klaim sebagai ulang tahun pernikahannya, Sabtu (15/11/2025).
Ia mengaku telah dinikahi oleh Habib Bahar sejak 15 November 2024.
Namun, ia menyebut pernikahan itu hanya siri (tidak tercatat negara) dan ia merasa diterlantarkan.
"Inilah cincin ikatan perkawinan antara aku dan dia yang senilai 2gr tanpa uang mahar sepeserpun," tulis Helwa.
"Nikahnya hanya sehelai lembar kertas saja (tidak ada buku nikah)," lanjutnya, menegaskan statusnya sebagai istri siri.
Istri Sah: Fadlun Faisal Balghoits
Pengakuan Helwa ini langsung membuat sorotan tertuju pada Fadlun Faisal Balghoits.
Fadlun diketahui publik sebagai istri sah Habib Bahar bin Smith yang telah dinikahi sejak tahun 2009.
Dari pernikahan yang sah secara negara ini, keduanya telah dikaruniai empat orang anak.
Respons Fadlun: 'Mirror Selfie' dengan Lagu 'Karma'
Tak perlu waktu lama, setelah unggahan Helwa Bachmid viral dan menjadi perbincangan, Fadlun Faisal Balghoits langsung memberikan respons.
Melalui akun Instagram Story-nya, Fadlun terlihat mengunggah sebuah mirror selfie (foto di cermin).
Yang menjadi sorotan utama bukanlah fotonya, melainkan lagu yang ia bubuhkan dalam unggahan tersebut: "Karma" dari Meraki Moon.
Sindiran "karma" dari istri sah ini sontak ditafsirkan oleh warganet sebagai balasan telak atas pengakuan Helwa Bachmid.
Kini, dugaan poligami dan penerlantaran yang diungkap Helwa ini menjadi perbincangan panas di media sosial. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo