SOLOBALAPAN.COM - Kabar perpisahan datang dari komedian Harabdu Tohar, atau yang akrab disapa Bedu.
Ia secara resmi telah bercerai dari istrinya, Irma Kartika Anggaraeni (Anggie), pada Senin (3/11/2025) lalu.
Namun, di tengah kabar perpisahan tersebut, Bedu menunjukkan sikap tanggung jawab yang luar biasa dan menuai pujian.
Pria berusia 46 tahun ini berkomitmen penuh untuk tetap menafkahi anak-anaknya dengan nominal fantastis Rp 50 juta per bulan.
bahkan secara sukarela memberikan rumah serta mobil yang mereka tempati kepada mantan istrinya.
'Hampir Menyentuh Angka Rp 50 Juta per Bulan'
Saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, pada hari ini, Rabu (5/11/2025), Bedu merinci komitmen finansialnya.
Ia menegaskan bahwa angka tersebut adalah murni untuk kebutuhan anak-anak.
“Ya kalau yang wajib aku kasih sih ya, karena kan itu kebutuhan ya bukan keinginan ya. Ya itu hampir menyentuh di angka Rp 50 juta per bulan,” ujar Bedu.
Bahkan, ia menambahkan satu klausul yang tak biasa: ia akan terus menanggung kebutuhan tersebut hingga sang mantan istri menemukan pendamping hidup yang baru.
"Aku tetap bertanggung jawab... sampai nanti Anggie punya pendamping. Tapi kalau masalah anak-anak tetap aku yang bertanggung jawab,” kata Bedu.
Inisiatif Berikan Rumah dan Mobil Demi Anak
Bedu menegaskan bahwa pemberian aset berharga seperti rumah dan mobil adalah murni inisiatifnya, bukan bagian dari tuntutan gono-gini.
Baginya, yang terpenting adalah kenyamanan dan stabilitas mental anak-anaknya pasca-perpisahan.
"Saya yang memulai untuk mengatakan, ‘udah, mobil buat kamu, rumah buat kamu.’ Dia sendiri ini kan, karena permasalahannya kan Anggi sama anak-anak, itu yang aku pikirkan kan,” ucap Bedu.
Ia ingin memastikan anak-anaknya tidak terganggu dalam proses belajar dan tumbuh kembang mereka.
“Anak-anak harus mendapatkan perlindungan yang nyaman, tempat yang nyaman... agar ya anak-anak bisa fokus belajar, fokus sekolah," terangnya.
'Anak-anak Tidak Kehilangan Orang Tua'
Bedu menutup pernyataannya dengan sebuah kalimat filosofis yang dewasa.
Ia ingin membuktikan bahwa perceraian tidak harus membuat anak kehilangan sosok ayah atau ibunya.
"Biarkan yang sisanya orangtuanya yang ngurus, karena kan anak-anak tidak kehilangan orang tua. Hanya Bedu dan Anggie aja kehilangan status sebagai suami istri,” tandas Bedu. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo