SOLOBALAPAN.COM - Nama Sabrina Alatas atau yang akrab disapa Sasha kini jadi bahan pembicaraan publik bukan hanya karena isu perselingkuhannya dengan Hamish Daud, tapi juga karena julukan unik yang melekat padanya: “The Grumpy Chef.”
Julukan ini mendadak ramai dibahas netizen sejak isu dugaan hubungan terlarang antara Sabrina dan suami penyanyi Raisa Andriana mencuat ke publik.
Namun, di balik segala kontroversi itu, banyak yang belum tahu makna sebenarnya dari sebutan “The Grumpy Chef” yang selama ini jadi identitas profesional Sasha di dunia kuliner.
Siapa Sebenarnya Sabrina Alatas?
Sebelum dikenal lewat gosip panas, Sabrina Alatas adalah seorang chef muda berbakat asal Indonesia yang meniti karier kuliner dari bawah hingga dikenal di kalangan fine dining dan food enthusiast.
Perempuan berusia 22 tahun ini merupakan lulusan Le Cordon Bleu Paris, salah satu sekolah kuliner terbaik di dunia.
Setelah lulus, ia sempat bekerja selama tiga tahun di restoran ternama di Prancis, sebelum akhirnya kembali ke Indonesia dan menjadi Head Chef di Bokashi Bali.
Tak berhenti di situ, Sabrina kemudian mendirikan Manje Restaurant, restoran dengan konsep fusion Asia-Eropa modern yang menonjolkan estetika plating dan cita rasa autentik.
Berkat dedikasinya yang tinggi, Sasha dikenal sebagai sosok yang disiplin, tegas, dan punya karakter kuat di dapur — dan dari sinilah julukan “The Grumpy Chef” muncul.
Arti di Balik Julukan “The Grumpy Chef”
Banyak orang mengira julukan ini bermakna negatif, menggambarkan sosok pemarah atau sulit diajak kerja sama.
Padahal, “The Grumpy Chef” justru menjadi simbol perfeksionisme dan profesionalisme Sasha dalam menjaga kualitas masakan.
Berikut makna di balik julukan yang kini ramai dibicarakan:
1. Perfeksionis dan Detail-Oriented
Setiap hidangan harus sempurna dari rasa, tekstur, hingga penyajian. Bagi Sasha, “cukup enak” bukanlah standar seorang chef sejati.
2. Disiplin dan Tegas di Dapur
Ia dikenal tak segan menegur timnya jika ada kesalahan sekecil apa pun. Ketepatan waktu, kebersihan, dan koordinasi adalah prinsip kerja yang wajib ditegakkan.
3. Jujur dan Apa Adanya
Gaya komunikasinya blak-blakan — tak menutupi kesalahan, tapi juga tak segan memberi pujian. Sifat “grumpy”-nya dianggap bentuk kejujuran dan dedikasi tinggi terhadap profesi.
4. Dingin tapi Karismatik
Meski sering terlihat serius dan dingin di dapur terbuka, justru karakter itulah yang membuatnya menonjol dan menarik perhatian publik maupun media.
Dengan karakter ini, julukan “The Grumpy Chef” bukan sindiran — melainkan pengakuan terhadap sikap profesional dan integritasnya di dunia kuliner.
Dari Dapur ke Drama: Namanya Terseret Isu Perselingkuhan
Namun, di tengah reputasinya sebagai chef muda berbakat, nama Sabrina Alatas mendadak viral setelah disebut-sebut menjadi orang ketiga dalam rumah tangga Hamish Daud dan Raisa.
Isu ini pertama kali mencuat dari unggahan akun X (Twitter) @bisulpecahhhh yang menampilkan tangkapan layar Pinterest berjudul “Future House by Sabrina Alatas and HDW.”
Board tersebut berisi inspirasi desain rumah bernuansa hangat — dan banyak warganet menilai, ini bukan sekadar proyek desain biasa.
Spekulasi semakin liar ketika ditemukan foto kebersamaan Hamish dan Sabrina dalam unggahan akun keluarga Alatas, yang kemudian dihapus setelah ramai diperbincangkan.
Bahkan, netizen menemukan kemiripan unggahan lokasi keduanya saat diduga sama-sama berada di Bangkok pada pertengahan 2025 lalu.
Akibat hebohnya isu ini, akun Instagram Sabrina kini dikunci dan banyak jejak digitalnya yang dihapus.
Profesional di Dunia Kuliner, Tapi Kini Disorot karena Isu Pribadi
Sebelum namanya ramai di dunia gosip, Sabrina dikenal di komunitas kuliner sebagai sosok ambisius dan visioner.
Ia sempat tampil dalam berbagai event fine dining, kolaborasi dengan chef internasional, hingga masuk daftar “Young Chefs to Watch” versi beberapa majalah gaya hidup.
Sayangnya, pencapaiannya kini tertutupi oleh isu hubungan gelap dengan suami Raisa.
Meski begitu, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi baik dari Sabrina maupun Hamish Daud terkait rumor yang beredar. (lz)
Editor : Laila Zakiya