Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Mengulik Sejarah Nosferatu: Dari Salah Ucap Penulis Rumania Kuno hingga Ikon Vampir di Film Klasik

Damianus Bram • Minggu, 19 Oktober 2025 | 00:50 WIB
Max Schreck dalam Nosferatu, 1922.
Max Schreck dalam Nosferatu, 1922.

SOLOBALAPAN.COM – Makhluk penghisap darah yang dikenal sebagai Nosferatu bukan sekadar fiksi, melainkan sosok yang berakar kuat dalam Mitologi Rumania Kuno (walaupun istilahnya diduga berawal dari salah ucap).

Nama Nosferatu menjadi ikon horor abadi, kembali dibicarakan setelah diadaptasi menjadi film berjudul sama pada tahun 2024.

Asal Usul Nama: Salah Ucap Emily Gerard

Kata "Nosferatu" pertama kali muncul dalam literatur pada buku The Land Beyond the Forest (1888) karya Emily Gerard, seorang penulis yang meneliti kepercayaan rakyat di Transylvania.

Emily Gerard menggunakan kata Nosferatu untuk menggambarkan makhluk roh jahat penghisap darah.

Kontroversi Linguistik: Dalam bahasa aslinya, istilah "nosferatu" tidak ada sama sekali di bahasa Rumania kuno.

Para ahli menduga bahwa Emily Gerard salah dengar atau memplesetkan kata "neuseferit" dari bahasa Rumania Kuno yang berarti "menjijikan" menjadi "Nosferatu".

Film Nosferatu (1922): Kengerian Ikonik yang Digugat

Baca Juga: Kengerian Klasik yang Abadi! Mengenang Pengabdi Setan (1980), Film Horor Ikonik Indonesia yang Mendunia

Popularitas Nosferatu meroket lewat film horor klasik Nosferatu: Eine Symphonie des Grauens (Simfoni Horor) pada tahun 1922, yang disutradarai oleh F.W. Murnau dari Jerman.

Film ini merupakan adaptasi tidak resmi dari novel Dracula (1897) karya Bram Stoker. Film ini menceritakan Count Orlok, vampir aneh dari Transylvania yang pindah ke kota Wisborg dan membawa wabah kematian.

Orlok akhirnya hancur karena terkena sinar matahari, berkat pengorbanan Ellen, istri Hutter.

Kontroversi: Keluarga Bram Stoker menuntut film ini atas plagiarisme dan memenangkan pengadilan.

Meskipun pengadilan memerintahkan pemusnahan semua salinan film, Nosferatu (1922) berhasil diselamatkan oleh penggemar dan kini memegang gelar film horor klasik terbaik.

Remake Modern (2024) dan Warisan Budaya Pop

Penampilan Count Orlok yang diperankan oleh aktor Jerman Max Schreck begitu realistis—dengan gerakan kaku dan bayangan panjang—hingga muncul rumor bahwa ia benar-benar vampir.

Karakter Nosferatu ini bahkan muncul sebagai cameo komedi di kartun Spongebob Squarepants episode Graveyard Shift.

Remake modern Nosferatu (2024) disutradarai oleh Robert Eggers (The Lighthouse). Film ini dibintangi oleh Bill Skarsgård (Pennywise di film It) dan Lily-Rose Depp.

Adaptasi terbaru ini mendapat pengakuan tinggi dengan masuk ke dalam empat nominasi Piala Oscar (termasuk sinematografi dan desain produksi), membuktikan daya tarik abadi mitologi vampir yang unik ini. (mg1/dam)

Editor : Damianus Bram
#horor #dracula #Nosferatu #vampir #film