Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Weton Jadi Pertanda! Film Horor Primbon Guncang Layar, Kisahkan Tragedi Mistis Akibat Abaikan Tradisi Jawa

Damianus Bram • Kamis, 2 Oktober 2025 | 00:11 WIB
Film
Film

SOLOBALAPAN.COM – Film horor Indonesia "Primbon" berhasil mencuri perhatian penonton, terutama karena berani mengangkat kearifan lokal masyarakat Jawa.

Disutradarai oleh Rudi Firmansyah dan diproduksi oleh Cakra Film serta Maxima Pictures, film ini memadukan nuansa mistis, budaya, dan ketegangan mencekam yang erat kaitannya dengan primbon atau perhitungan hari baik/buruk.

Sinopsis: Hilangnya Rana dan Misteri Sosok Pengganti

Cerita dimulai dengan tragedi hilangnya Rana (diperankan Flavio Zaviera) dan temannya, Janu (Chicco Kurniawan), saat mendaki gunung di tengah cuaca buruk.

Setelah tujuh hari menghilang, Rana kembali ke rumah. Namun, kepulangan ini justru memicu ketegangan yang lebih besar.

Keluarga Rana, yang dipimpin oleh Dini (Happy Salma) dan Nenek (Jajang C. Noer), mulai meragukan identitasnya.

Mereka percaya bahwa yang kembali bukanlah Rana yang asli, melainkan makhluk halus yang telah menguasai tubuhnya.

Film ini menekankan ketegangan psikologis, konflik keluarga, dan nuansa mistis yang bersumber dari kepercayaan primbon.

Penonton diajak menebak siapa sebenarnya sosok di balik tubuh Rana dan menghadapi konsekuensi tragis dari mengabaikan adat dan tradisi lokal.

Horor yang Kental Budaya Jawa

Salah satu kekuatan film "Primbon" adalah penekanan pada filosofi dan kepercayaan lokal.

Sutradara, Rudi Firmansyah, menegaskan bahwa penggunaan primbon bukan sekadar gimmick.

Hal ini dilakukan untuk menampilkan ketegangan yang lahir dari ketidaktahuan tokoh utama terhadap adat dan tradisi.

Produksi film ini dilakukan di Klaten, Jawa Tengah, dengan mengambil lokasi syuting di sebuah rumah tua yang telah tak berpenghuni selama 12 tahun, menambah atmosfer mencekam yang natural.

Pemeran Utama: Happy Salma (Dini), Flavio Zaviera (Rana), Nugie (Banyu), Chicco Kurniawan (Janu), Azela Putri (Siti), dan Jajang C. Noer (Nenek).

Penulis Naskah: Lele Laila.

Durasi: Sekitar 88 menit.

"Primbon" tayang perdana di bioskop pada 10 Agustus 2023 dan kini dapat diakses secara global melalui Netflix sejak 18 Januari 2024.

Film ini berhasil menyatukan horor dengan budaya, menciptakan tontonan yang kaya nuansa psikologis dan budaya. (mg2/dam)

Editor : Damianus Bram
#budaya jawa #film horor #primbon #kearifan lokal