SOLOBALAPAN.COM - Kematian tragis aktor China Yu Menglong, atau yang juga dikenal dengan Alan Yu, masih menjadi perbincangan hangat hingga kini.
Sang bintang drama populer itu meninggal dunia pada usia 37 tahun pada 11 September 2025.
Namun, beragam rumor dan dugaan penyebab kematiannya membuat publik terbelah, terutama setelah beredarnya isu soal rekaman CCTV yang diduga merekam detik-detik terakhir hidupnya.
Dugaan Rekaman CCTV yang Picu Spekulasi
Sumber pertama menyebutkan adanya rekaman CCTV yang diduga memperlihatkan Yu Menglong sebelum meninggal dunia.
Dalam rekaman itu, ia tampak berlari seolah melarikan diri, sebelum akhirnya diduga ditangkap dan dipukul oleh seseorang.
Bahkan disebutkan ada momen saat sang aktor tergantung di jendela tempat ia akhirnya jatuh.
“Rekaman CCTV menunjukkan seseorang yang diyakini pelaku menangkapnya saat sang aktor berlari melalui tempat parkir. Orang tersebut sepertinya memukulnya berkali-kali sebelum mengangkatnya dan menyeretnya ke arah datangnya,” tertulis dalam laporan yang beredar.
Spekulasi pun semakin liar. Banyak warganet meyakini kematian Yu Menglong bukanlah kecelakaan, melainkan tindak kejahatan yang direncanakan.
Desakan untuk penyelidikan lanjutan pun semakin gencar, bahkan melahirkan protes dari penggemar di berbagai negara.
Pernyataan Resmi Keluarga dan Agensi
Namun, informasi berbeda disampaikan oleh agensi dan pihak keluarga.
Dikutip dari The Chosun Daily, Kamis (25/9/2025), agensi Yu Menglong menegaskan hasil penyelidikan kepolisian tidak menemukan tanda-tanda tindak kriminal.
"Kami sangat sedih mengumumkan bahwa Yu Menglong tercinta kami meninggal dunia pada 11 September. Penyelidikan polisi tidak menemukan tanda-tanda aktivitas kriminal," tulis agensi dalam pernyataannya.
Sementara itu, ibunda Yu Menglong juga mengonfirmasi hal serupa melalui unggahan di akun Weibo resmi manajemen sang aktor.
"Saya mengalami kesedihan dan kesakitan luar biasa karena putra saya tersayang, Menglong, mengalami kecelakaan fatal akibat terjatuh dari ketinggian setelah mengonsumsi alkohol dan meninggalkan kami selamanya," tulis ibunda, dikutip dari Asia One, Jumat (19/9/2025).
Ibunda Yu menegaskan bahwa kejadian ini adalah kecelakaan tragis, bukan konspirasi. Ia meminta agar publik berhenti berspekulasi dan menghormati proses berduka keluarga.
Polisi Bertindak: Penangkapan Penyebar Hoaks
Di tengah maraknya rumor, pihak kepolisian Beijing akhirnya turun tangan.
Polisi Chaoyang menangkap tiga perempuan yang dituduh menyebarkan hoaks terkait kematian Yu Menglong.
Seorang perempuan bermarga Zheng (40) ditangkap karena menuduh ada pihak berkuasa yang menjebak Yu.
Sementara Yuan (29) membuat cerita kejam soal sang aktor dianiaya dengan cara-cara brutal.
Perempuan ketiga, bermarga X (41), menyebarkan narasi bahwa rekaman CCTV telah dihancurkan dan keluarga Yu dimanipulasi.
Polisi menegaskan seluruh tuduhan tersebut tidak benar dan murni karangan. Hoaks ini dianggap merugikan keluarga mendiang dan memperkeruh suasana duka. (lz)