Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Daftar Harga Terbaru LGP Non Subsidi 12 Kg dan 5,5 Kg di Seluruh Indonesia, Pertamina Resmi Umumkan Kenaikan Harga Imbas Melonjaknya ICP

Laila Zakiya • Senin, 20 April 2026 | 09:50 WIB
Pekerja menata tabung gas elpiji nonsubsidi di salah satu agen di kawasan Manggarai, Jakarta, Senin (28/2/2022). PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikan harga LPG non subsidi. (Jawapos)
Pekerja menata tabung gas elpiji nonsubsidi di salah satu agen di kawasan Manggarai, Jakarta, Senin (28/2/2022). PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikan harga LPG non subsidi. (Jawapos)

 

SOLOBALAPAN.COM - PT Pertamina Patra Niaga resmi mengumumkan kenaikan harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) non subsidi ukuran 12 kg dan 5,5 kg yang berlaku mulai 18 April 2026 di seluruh Indonesia.

Penyesuaian ini menjadi kenaikan pertama sejak 2023 dan terjadi di tengah lonjakan harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) yang melonjak tajam sepanjang Maret 2026.

Kenaikan harga berlaku berbeda di tiap daerah karena mempertimbangkan distribusi dan lokasi penyaluran.

Harga LPG 12 Kg Naik 18,75 Persen

Untuk tabung LPG non subsidi ukuran 12 kg, harga di sejumlah wilayah utama naik dari Rp192 ribu menjadi Rp228 ribu per tabung.

Kenaikan tersebut setara 18,75 persen.

Harga Rp228 ribu berlaku di Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat.

Sementara wilayah lain mengalami penyesuaian lebih tinggi sesuai ongkos distribusi.

Baca Juga: Benarkah Isu STY Latih Timnas U-17? Sumardji Sampai Geram, PSSI: Fokus Kita Sekarang Bersama John Herdman

Harga LPG 5,5 Kg Naik 18,89 Persen

Selain tabung 12 kg, Pertamina juga menaikkan harga LPG ukuran 5,5 kg dari Rp90 ribu menjadi Rp107 ribu per tabung.

Kenaikan ini setara 18,89 persen dan berlaku di wilayah Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, serta Nusa Tenggara Barat.

Pertamina Jelaskan Mekanisme Harga

Harga resmi yang diumumkan berlaku di tingkat agen dalam radius tertentu dari fasilitas pengisian.

“Harga jual ex-agen (Rp/ tabung) untuk refill berlaku untuk wilayah dengan radius 60 km dari SPBE. Dimana untuk harga jual di lokasi di luar radius 60 km ditambah dengan biaya distribusi dengan tarif yang wajar,” tuli dalam laman Pertamina.

Artinya, harga di lapangan bisa lebih tinggi untuk daerah yang jauh dari titik distribusi.

Baca Juga: Berani Bertarung Dalam Keadaan Apapun, Thrash Menggambarkan Perjuangan Seorang Ibu Menghadapi Badai Pembawa Predator

Daftar Harga Terbaru LPG Non Subsidi 12 Kg dan 5,5 Kg

Wilayah Jawa, Bali, NTB, Jakarta, Banten

Wilayah Sumatera dan Sebagian Sulawesi

Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan:

Wilayah Kalimantan dan Sebagian Sulawesi

Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tenggara:

Baca Juga: Rengkuh: Saat Gerak Tari Menjadi Bahasa Cinta dan Dukungan Bagi Jiwa yang Terpuruk

Batam (FTZ)

Kalimantan Utara

Maluku dan Papua

Baca Juga: Bagai Jatuh Tertimpa Tangga, 'Ready Or Not 2 : Here I Come' Mengundang Seluruh Kepala Keluarga Satanis untuk Membunuh Grace setelah Berjuang Bertahan Hidup

Kenaikan Imbas Melonjaknya ICP

Kenaikan harga LPG non subsidi disebut berkaitan dengan naiknya ICP pada Maret 2026 yang mencapai 102,26 dolar AS per barel.

Angka itu naik 33,47 dolar AS per barel dibandingkan Februari.

Lonjakan harga energi global dipicu memanasnya situasi geopolitik dunia, termasuk konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran, serta gangguan distribusi melalui Selat Hormuz yang menjadi jalur penting pasokan minyak dunia.

Kenaikan harga LPG non subsidi ini menjadi perhatian kalangan rumah tangga menengah dan pelaku usaha yang menggunakan Bright Gas 5,5 kg maupun 12 kg.

Setelah sebelumnya BBM nonsubsidi lebih dulu naik, penyesuaian harga LPG diperkirakan ikut menambah beban pengeluaran masyarakat di sejumlah daerah. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#Daftar Harga #LPG Nonsubsidi #LPG 12 KG #elpiji #kenaikan harga