Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Tagihan Listrik Bengkel Las Membengkak, Pengusaha Ini Mulai Pasang Panel Surya, Ini Pertimbangannya

Laila Zakiya • Selasa, 14 April 2026 | 17:10 WIB
Solar Panel Surya. (https://solarpanelsurya.co.id/galeri-proyek/)
Solar Panel Surya. (https://solarpanelsurya.co.id/galeri-proyek/)

 

SOLOBALAPAN.COM – Lonjakan biaya listrik kini mulai dirasakan serius oleh pelaku usaha bengkel las produksi. Aktivitas mesin yang hampir tidak pernah berhenti, mulai dari mesin las listrik, gerinda, hingga kompresor, membuat konsumsi energi meningkat tajam, terutama saat pesanan sedang tinggi.

Kondisi ini mendorong sejumlah pengusaha untuk mencari solusi agar biaya operasional tidak terus membengkak. Salah satu langkah yang kini mulai dilirik adalah penggunaan panel surya sebagai sumber energi alternatif.

Salah satu pelaku usaha bengkel las di Solo, Ardi (41), mengaku mulai mempertimbangkan penggunaan energi mandiri setelah melihat tagihan listrik yang terus naik dalam beberapa bulan terakhir.

“Kalau lagi banyak order, mesin bisa nyala seharian. Tagihan listrik bisa naik cukup signifikan. Dari situ mulai kepikiran cari solusi lain,” ujarnya.

Bengkel las memang dikenal sebagai usaha dengan kebutuhan listrik tinggi. Mesin las listrik membutuhkan daya besar, belum lagi peralatan pendukung lain yang digunakan hampir sepanjang hari.

Seiring kondisi tersebut, informasi terkait solar panel kini semakin banyak dicari oleh pelaku usaha yang ingin mengurangi ketergantungan pada listrik konvensional.

Panel surya bekerja dengan memanfaatkan sinar matahari untuk diubah menjadi energi listrik melalui sistem photovoltaic. Energi yang dihasilkan dapat digunakan langsung untuk membantu kebutuhan operasional, terutama di siang hari saat aktivitas bengkel sedang padat.

Baca Juga: Kisah Muhammad Arifin Ilham: Tantangan Mahasiswa Kudus Menaklukkan Panggung Kethoprak Solo

Bagi usaha seperti bengkel las, penggunaan panel surya dinilai cukup relevan karena jam kerja yang dominan di siang hari. Hal ini memungkinkan sistem bekerja secara optimal dan memberikan kontribusi nyata terhadap penghematan listrik.

Namun, penerapan panel surya tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Setiap usaha memiliki karakteristik konsumsi listrik yang berbeda, sehingga perencanaan sistem harus dilakukan secara matang.

Menanggapi hal ini, pihak praktisi teknik dari PT Oasis Teknik Engineering menjelaskan bahwa sektor bengkel produksi memang membutuhkan pendekatan khusus dalam pemasangan panel surya.

Menurut tim teknis, hal pertama yang perlu dilakukan adalah menghitung kebutuhan daya secara detail, termasuk beban puncak saat seluruh mesin beroperasi.

“Mesin las itu membutuhkan daya besar dan fluktuatif. Jadi sistem panel surya harus disesuaikan agar benar-benar bisa membantu, bukan malah kurang optimal,” ujar salah satu perwakilan tim teknis dari PT Oasis Teknik Engineering.

Selain itu, faktor lokasi pemasangan juga menjadi perhatian penting. Atap bengkel yang luas dan terbuka justru menjadi nilai tambah karena dapat dimanfaatkan sebagai area pemasangan panel tanpa mengganggu aktivitas produksi.

Meski investasi awal menjadi pertimbangan, banyak pengusaha mulai melihat panel surya sebagai langkah strategis jangka panjang. Penghematan biaya listrik yang konsisten dinilai mampu menutup biaya pemasangan dalam beberapa tahun.

Ardi mengaku masih dalam tahap perhitungan, namun cukup optimistis bahwa panel surya bisa menjadi solusi untuk menjaga stabilitas biaya usaha.

Baca Juga: Reimburse Belanja Pribadi hingga Beri THR Forkopimda, Gatut Sunu Wibowo Bukan Bupati Tulungagung Pertama yang Tertangkap OTT KPK

“Kalau bisa bantu ngurangin biaya listrik tiap bulan, pasti sangat membantu. Apalagi kalau dipakai jangka panjang,” katanya.

Selain efisiensi biaya, penggunaan panel surya juga memberikan nilai tambah bagi usaha. Energi yang dihasilkan lebih ramah lingkungan karena tidak menghasilkan emisi karbon.

Hal ini sejalan dengan tren global yang mulai mendorong penggunaan energi bersih di berbagai sektor, termasuk usaha kecil dan menengah.

Di tengah persaingan usaha yang semakin ketat, efisiensi menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan bisnis. Pengusaha yang mampu mengontrol biaya operasional tanpa mengurangi kualitas produksi tentu memiliki keunggulan tersendiri.

Dengan kondisi tersebut, panel surya kini mulai dilihat sebagai solusi realistis bagi pelaku usaha bengkel las. Bukan hanya untuk menghemat biaya, tetapi juga sebagai langkah adaptasi terhadap perubahan kebutuhan energi di masa depan.

Ke depan, penggunaan energi surya di sektor usaha diprediksi akan terus meningkat, seiring dengan meningkatnya kesadaran akan efisiensi dan keberlanjutan. (**)

 

Editor : Laila Zakiya
#solar pane #panel surya #bengkel las #tagihan listrik