Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Kado Awal Tahun 2026? BBM Pertamina Nonsubsidi, Shell, BP, hingga Vivo Kompak Turun Harga di 1 Januari

Laila Zakiya • Kamis, 1 Januari 2026 | 09:37 WIB

 

Ilustrasi - Update harga BBM di sejumlah SPBU per 1 Juni 2025.
Ilustrasi - Update harga BBM di sejumlah SPBU per 1 Juni 2025.

SOLOBALAPAN.COM - Awal tahun 2026 dibuka dengan kabar yang dinilai sebagai “kado” bagi masyarakat pengguna kendaraan”.

Sejumlah badan usaha penyedia bahan bakar minyak (BBM), baik BUMN maupun swasta, serentak menurunkan harga BBM nonsubsidi yang mulai berlaku 1 Januari 2026.

Penurunan harga ini dilakukan oleh Pertamina, serta operator SPBU swasta seperti Shell, BP, dan Vivo, dengan penyesuaian berbeda di setiap wilayah, khususnya mengikuti besaran pajak daerah.

Pertamina Turunkan Seluruh BBM Nonsubsidi

PT Pertamina Patra Niaga resmi mengumumkan bahwa seluruh jenis BBM nonsubsidi Pertamina mengalami penurunan harga per 1 Januari 2026.

Penyesuaian ini mencakup Pertamax Series hingga Dex Series dan berlaku di berbagai wilayah Indonesia.

Sementara itu, BBM subsidi tidak mengalami perubahan. Harga Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Biosolar bertahan di Rp6.800 per liter sesuai kebijakan pemerintah.

Berdasarkan laman resmi Pertamina Patra Niaga, untuk wilayah DKI Jakarta, harga BBM per 1 Januari 2026 antara lain:

* Pertamax: Rp12.350 per liter
* Pertamax Turbo: Rp13.400 per liter
* Pertamax Green 95: Rp13.150 per liter
* Dexlite: Rp13.500 per liter
* Pertamina Dex: Rp13.600 per liter

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Robert Dumatubun, menjelaskan bahwa kebijakan ini mengikuti formula harga pemerintah dan dinamika global.

“Penyesuaian harga ini kami lakukan secara berkala dan tetap menjadikan harga Pertamax Series dan Dex Series sebagai yang paling kompetitif,” ujar Robert.

Ia juga menegaskan bahwa harga BBM dapat berbeda antarwilayah karena pengaruh Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) di masing-masing provinsi.

Shell Ikut Sesuaikan Harga BBM

Tak hanya Pertamina, Shell juga menurunkan harga BBM per 1 Januari 2026.

Di wilayah Jakarta dan sekitarnya, Shell Super (RON 92) kini dijual Rp12.700 per liter, turun dari sebelumnya Rp13.000 per liter.

Selain itu:

* Shell V-Power (RON 95): Rp13.190 per liter
* Shell V-Power Nitro+ (RON 98): Rp13.480 per liter
* Shell V-Power Diesel: Rp13.860 per liter

Penyesuaian ini membuat harga BBM Shell tetap kompetitif di tengah persaingan SPBU nasional dan swasta.

Harga BBM BP Turun di Awal Tahun

SPBU BP-AKR juga melakukan penurunan harga BBM. Di wilayah Jabodetabek, BP 92 kini dijual Rp12.500 per liter, turun dari Rp13.000 per liter pada Desember 2025.

Sementara itu:

* BP Ultimate (RON 95): Rp13.190 per liter
* BP Ultimate Diesel: Rp13.860 per liter

Langkah ini sejalan dengan penyesuaian harga global dan kompetisi pasar BBM nasional.

Vivo Turunkan Revvo 92 dan Diesel

Operator SPBU Vivo tak ketinggalan menyesuaikan harga BBM. Revvo 92 turun dari Rp13.000 menjadi Rp12.700 per liter per 1 Januari 2026.

Untuk segmen diesel, Diesel Primus juga mengalami penurunan harga dibanding bulan sebelumnya, memperkuat daya saing Vivo di pasar BBM nonsubsidi.

BBM Subsidi Tetap, Masyarakat Diimbau Cek Harga Daerah

Di tengah penurunan BBM nonsubsidi, pemerintah memastikan harga BBM subsidi tetap.

Pertalite masih di angka Rp10.000 per liter dan Solar Subsidi Rp6.800 per liter di seluruh Indonesia.

Masyarakat diimbau untuk mengecek harga BBM sesuai wilayah masing-masing, baik melalui situs resmi operator SPBU maupun aplikasi seperti MyPertamina, karena perbedaan pajak daerah dapat memengaruhi harga akhir.

Penurunan harga BBM serentak ini dinilai memberi napas lega bagi pengguna kendaraan sekaligus membuka tahun 2026 dengan sentimen positif di sektor energi dan transportasi. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#2026 #Nonsubsidi #pertamina #vivo #harga bbm #Bp #shell