Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Awas! Rekening Bermasalah Bisa Bikin Gagal Dapat BSU, Begini Solusinya dari Kemnaker

Laila Zakiya • Senin, 7 Juli 2025 | 19:15 WIB

 

Ilustrasi uang rupiah - Bantuan penebalan susul PKH dan BPNT untuk KPM.
Ilustrasi uang rupiah - Bantuan penebalan susul PKH dan BPNT untuk KPM.

SOLOBALAPAN.COM – Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2025 senilai Rp600 ribu memang sangat dinantikan oleh jutaan pekerja di Indonesia.

Namun, sebagian penerima BSU justru mengalami kendala pencairan karena rekening bermasalah.

Jangan panik! Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan BPJS Ketenagakerjaan telah menyediakan solusi resmi agar bantuan tetap bisa diterima.

Kenapa BSU Bisa Gagal Cair? Ini Penyebabnya

Masalah rekening menjadi penyebab utama dana BSU tidak kunjung masuk ke rekening penerima.

Berdasarkan penjelasan Kemnaker melalui akun Instagram resminya, berikut beberapa alasan umum kegagalan transfer:

- Nama pemilik rekening tidak cocok dengan data BPJS Ketenagakerjaan.
- Rekening sudah tidak aktif atau ditutup.
- Nomor rekening salah input atau tidak sesuai format.

Meski terdengar sepele, kesalahan administratif ini cukup untuk membuat BSU gagal disalurkan.

Solusi dari Kemnaker: Tetap Bisa Cair!

Kabar baiknya, pemerintah tidak tinggal diam. Kemnaker memberikan dua solusi agar penerima tetap bisa mendapatkan haknya:

1. Update Rekening melalui Portal Resmi

Jika rekening Anda bermasalah, segera lakukan pembaruan lewat situs [bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id]. Berikut langkah-langkahnya:

* Login dengan NIK.
* Pilih “Update Rekening”.
* Masukkan data rekening baru (disarankan bank Himbara atau BSI).
* Tunggu proses validasi selama 2–3 hari kerja.

Setelah valid, pencairan akan dilanjutkan secara otomatis.

2. Ambil BSU via Kantor Pos (Pospay)

Mulai 3 Juli 2025, penerima BSU dengan rekening bermasalah bisa mencairkan bantuan langsung ke Kantor Pos. Caranya:

* Cek status Anda di [bsu.kemnaker.go.id] atau aplikasi Pospay.
* Lengkapi data identitas (NIK, nama, tanggal lahir, nomor HP, email).
* Dapatkan QR Code Cekpos Digital.
* Bawa QR Code, e-KTP, dan kartu peserta BPJS ke Kantor Pos.
* Petugas akan memverifikasi dan menyerahkan dana BSU tunai.

Skema ini memastikan tidak ada penerima BSU yang kehilangan hak hanya karena rekening bermasalah.

Cara Cek Status BSU dan Saldo Rp600 Ribu

Ada beberapa cara mudah mengecek status pencairan dan saldo BSU Anda:

- Melalui Situs Resmi:

[bsu.kemnaker.go.id]
[bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id]

- Melalui Aplikasi Pospay dan JMO*

- Cek apakah status Anda “tersalurkan”, “gagal transfer”, atau “butuh update rekening”.

- Cek Saldo Lewat ATM, Mobile Banking, atau Teller Bank*

- Pastikan rekening aktif dan atas nama sendiri.

Apabila semua langkah telah dilakukan tapi dana belum juga cair, Anda bisa:

Hubungi BPJS Ketenagakerjaan Call Center 175
Atau Kemnaker RI Hotline 1500-630
Atau datang langsung ke kantor cabang terdekat.

Setelah tahap pertama cair ke 2,45 juta penerima, saat ini BSU tahap kedua sedang dalam proses verifikasi dengan data dari lebih dari 4 juta calon penerima. Pemerintah menargetkan 17 juta pekerja dengan penghasilan di bawah Rp3,5 juta akan mendapatkan BSU Juni-Juli 2025. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#viral #kemnaker #bansos #bantuan subsidi upah (BSU) #rekening