SOLOBALAPAN.COM - Bantuan Subsidi Upah (BSU) kembali disalurkan oleh pemerintah pada pertengahan Juni 2025 sebagai bentuk dukungan terhadap pekerja bergaji di bawah Rp3,5 juta per bulan.
Program ini mencakup bantuan sebesar Rp600.000 untuk dua bulan, yaitu Juni dan Juli, dan dicairkan melalui bank Himbara seperti BRI, BNI, Mandiri, BTN, hingga BSI dan PT Pos Indonesia.
Namun, di tengah kabar pencairan BSU yang sudah dimulai pada 18 Juni 2025, banyak pekerja justru mengeluhkan laman resmi Kemnaker di bsu.kemnaker.go.id yang masih belum aktif dan hanya menampilkan notifikasi “Segera Hadir”.
Hal ini tentu menimbulkan pertanyaan besar: sudah cair, tapi kenapa status masih belum bisa dicek?
Cara Cek Status Penerima BSU 2025
Untuk mengetahui apakah kamu termasuk calon penerima BSU, ikuti langkah-langkah berikut:
1. Kunjungi laman resmi BPJS Ketenagakerjaan:
[https://bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id]
2. Masukkan data pribadi:
* NIK (Nomor Induk Kependudukan)
* Nama lengkap
* Nama ibu kandung
3. Klik “Lanjutkan” dan periksa notifikasi status.
Jika dinyatakan lolos, kamu akan menerima notifikasi:
"Anda lolos verifikasi BPJS Ketenagakerjaan sebagai calon penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU), untuk validasi selanjutnya akan dilakukan oleh Kemnaker."
Namun, proses belum berhenti di situ. Kamu masih harus menunggu tahap validasi dari Kemnaker agar BSU benar-benar cair ke rekeningmu.
Mengapa Situs Kemnaker Belum Bisa Diakses?
Meski banyak pekerja sudah lolos verifikasi BPJS, situs bsu.kemnaker.go.id hingga kini belum aktif untuk pengecekan lebih lanjut.
Penyebabnya adalah sistem Kemnaker masih dalam tahap persiapan teknis sebelum penayangan status validasi dan fitur pengkinian rekening.
Artinya, kamu belum bisa mengecek pencairan atau update rekening melalui situs Kemnaker untuk sementara waktu.
Solusi Sementara untuk Pekerja yang Lolos Verifikasi Tapi Terkendala
Jika kamu sudah dinyatakan lolos verifikasi oleh BPJS namun belum bisa lanjut ke tahap selanjutnya, ini langkah-langkah yang bisa kamu lakukan:
1. Pastikan Rekening Bank Aktif dan Sesuai
Gunakan rekening dari bank Himbara (BNI, BRI, BTN, Mandiri), BSI, atau akun POS aktif. Dana hanya cair jika rekening aktif dan sesuai data di sistem.
2. Lengkapi Data Pribadi
Siapkan NIK, nama lengkap, nama ibu kandung, nomor HP aktif, email aktif, dan informasi rekening. Data lengkap dan akurat sangat penting.
3. Pantau Berkala Situs Kemnaker
Meskipun belum aktif saat ini, bsu.kemnaker.go.id kemungkinan akan segera dibuka. Periksa situs tersebut secara berkala untuk update status validasi.
4. Perbarui Data Jika Diperlukan
Jika muncul masalah, data dapat diperbarui lewat portal SIPP atau layanan BSU resmi lainnya.
Kapan BSU 2025 Cair?
Menurut Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, BSU 2025 dijadwalkan cair mulai pertengahan Juni 2025.
Target awalnya adalah sebelum minggu kedua Juni, namun karena validasi data membutuhkan waktu, pencairan mulai dilakukan secara bertahap.
Dana akan langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima sebesar Rp600.000, mencakup bantuan Juni dan Juli. (lz)
Editor : Laila Zakiya