SOLOBALAPAN.COM - Harga cabai di pasaran kembali mengalami kenaikan signifikan. Berdasarkan pantauan di Pasar Legi Solo, Selasa (30/7), harga cabai rawit mencapai Rp 70-80 ribu per kilogram.
Menurut Darsih, pedagang cabai di pasar tersebut, fluktuasi harga terjadi selama tiga hari terakhir.
"Cabai rawit merah hari ini Rp 70 ribu per kg, mulai agak turun. Karena dua hari lalu sempat tinggi sampai Rp 80 ribu per kg," kata Darsih kepada Jawa Pos Radar Solo.
Darsih menjelaskan, harga normal cabai rawit merah biasanya berkisar Rp 45-50 ribu per kilogram. Kenaikan harga ini sudah terjadi sejak akhir Juli.
Selain cabai rawit, harga cabai keriting merah juga melonjak, mencapai Rp 35 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp 27 ribu per kilogram.
"Dua jenis ini yang naik, akhir bulan ini memang mulai ada kenaikan," terangnya.
Lebih lanjut, Darsih mengungkapkan bahwa kenaikan harga disebabkan oleh penurunan stok panen cabai, sehingga harga pasok dari petani ikut meningkat.
Meski harga naik, jumlah stok cabai yang disimpan tetap berkisar 50-60 kilogram per hari, dengan minat masyarakat tetap stabil.
Darsih juga menjelaskan bahwa harga cabai jenis lainnya masih stabil.
Cabai keriting hijau seharga Rp 25 ribu per kilogram, cabai teropong seharga Rp 27 ribu per kilogram, dan cabai rawit hijau seharga Rp 26 ribu per kilogram.
"Yang naiknya paling terasa ya cabai rawit merah dan keriting merah. Karena barangnya sedikit. Kemungkinan masih bertahan naik dan fluktuatif beberapa hari ke depan," ujar Darsih.
Sementara itu, harga komoditas bawang merah justru mengalami penurunan. Meski sempat naik ke Rp 35-40 ribu per kilogram, kini harga bawang merah terpantau Rp 18 ribu per kilogram.
Harga bawang putih juga turun, sekarang seharga Rp 35 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp 37 ribu per kilogram.
"Bawang merah sudah turun lagi, karena panen raya jadi barangnya banyak. Saya biasanya stok dari Sragen sekitar 3 kwintal tiap masuk ke pasar," urai Bagus, pedagang bawang di Pasar Legi Solo. (ul)