Dampak Horor Karhutla! Kemenhut Selamatkan 290 Satwa Liar, 96 di Antaranya Orangutan

Damianus Bram • Dipublikasikan Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:30 WIB
Anak Orangutan memeluk induknya yang mendapat bantuan oksigen usai dievakuasi dari area perkebunan kelapa sawit di Desa Pelang, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Jumat (18/9/2026). (Heribertus Suciadi via Antara)
Anak Orangutan memeluk induknya yang mendapat bantuan oksigen usai dievakuasi dari area perkebunan kelapa sawit di Desa Pelang, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Jumat (18/9/2026). (Heribertus Suciadi via Antara)

 

SOLOBALAPAN.COM – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) bergerak cepat menangani sebanyak 290 ekor satwa liar yang menjadi korban bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia.

Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Luar Negeri Kemenhut, Ristianto Pribadi, membeberkan bahwa jumlah tersebut mencakup 96 ekor orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus) yang habitatnya hangus terbakar.

Data tersebut dihimpun hingga 8 Oktober 2026 dan diprediksi masih akan terus bertambah seiring penyisiran tim evakuasi di titik-titik kebakaran.

"Tercatat 290 individu satwa liar secara nasional dalam penanganan terkait bencana. Dari jumlah tersebut, 272 individu tercatat dalam penanganan BKSDA di empat provinsi Kalimantan," ujar Ristianto, Selasa (13/10/2026), dilansir dari Antara.

Ristianto merinci, angka tersebut mencakup penanganan 25 individu orangutan di Kalimantan Tengah, di luar kawasan Taman Nasional Tanjung Puting yang saat ini dilanda karhutla hebat.

Baca Juga: Kabut Asap Kian Mencekam, Malaysia Siap Seret Karhutla Indonesia ke Forum ASEAN!

"Penanganan satwa mulai dari evakuasi atau rescue, penggiringan menuju habitat yang lebih aman, translokasi, hingga perawatan dan rehabilitasi," jelasnya.

Pemerintah memastikan penyelamatan keanekaragaman hayati terus diperkuat beriringan dengan operasi pemadaman api di lapangan.

Khusus untuk penanganan di kawasan vital Taman Nasional Tanjung Puting, Kemenhut bakal memobilisasi personel tambahan yang melibatkan unsur TNI dan Polri.

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa pemerintah telah mengerahkan lebih dari 60 ribu personel gabungan untuk menggelar operasi pemadaman karhutla jalur darat.

Puluhan ribu personel gabungan tersebut disebar ke titik-titik krusial, terutama di wilayah Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan.

Hingga saat ini, pemadaman karhutla dilaporkan masih terus berlanjut di area seluas 639 hektare yang tersebar di enam provinsi di Pulau Kalimantan dan Sumatra. (dam)

Editor : Damianus Bram
karhutla kebakaran hutan satwa liar orangutan kemenhut