SOLOBALAPAN.COM - Pengumuman program pemagangan Staf Kehumasan periode Oktober–Desember 2026 yang dibuka oleh Sekretariat Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) mendadak diserbu kritik dan sindiran warganet di media sosial.
Polemik tersebut dipicu oleh rincian kualifikasi persyaratan yang dinilai terlalu tinggi untuk kelas posisi pemagangan, termasuk kewajiban memiliki portofolio profesional serta kriteria tambahan diutamakan membawa perangkat kerja mandiri berupa laptop dan kamera profesional.
Berdasarkan unggahan resmi akun Instagram @wantimpres.ri, program magang berdurasi tiga bulan ini ditujukan untuk mendukung pengelolaan konten digital, dokumentasi kegiatan, media sosial, serta pelayanan informasi publik instansi.
Pendaftaran dibuka hingga 8 Oktober 2026 melalui email support.wantimpres@setneg.go.id.
Rincian Kualifikasi Persyaratan yang Disorot
Guna mengisi posisi tersebut, Wantimpres menetapkan kualifikasi ketat antara lain:
- Memiliki pengalaman di bidang kehumasan, media, atau komunikasi.
- Memiliki portofolio karya yang baik.
- Menguasai aplikasi penyuntingan konten seperti Canva, Adobe, dan CapCut.
- Mampu mengoperasikan kamera profesional untuk kebutuhan foto dan video.
- Diutamakan memiliki laptop dan kamera sendiri.
Poin terakhir mengenai kewajiban membawa fasilitas kerja pribadi itulah yang memancing reaksi keras dari warganet.
Gelombang Reaksi dan Sindiran Pedas Netizen
Kolom komentar unggahan Wantimpres pun ramai dipenuhi kritik tajam hingga kelakar satire dari netizen yang menilai instansi pemerintah seharusnya memfasilitasi alat kerja peserta magang.
"Yg memenuhi kualifikasi seperti yg diminta, ya sdh tdk perlu magang lagi, alias sudah pro. Sudah gitu bondho dhewe," tulis akun @pritasxxx.
"Masa laptop sama kamera harus punya sendiri ga modal amat yang buka lowongan duit negara bnyk harus nya fasilitasin dong," kritik @marsexxxxx.
"Harusnya laptop n Kamera disediakan sir," tambah @_gassnerxxxx.
"ini mah nyari relawan," sindir @anwarchxxxx.
"Keuntungan bisa ngobrol sama Rocky Gerung," seloroh @siddiq.ardiaxxxxx.
"Gajinya sama kyk yg dilantik kemarin nggak min?" cetus @mami_guxxxx.
Meski menuai gelombang kritik terkait efisiensi anggaran fasilitas, tak sedikit pula pencari kerja yang tetap mencoba memanfaatkan peluang magang ini demi menambah rekam jejak portofolio di lembaga tinggi negara. (dam)
Editor : Damianus BramSumber : Instagram @wantimpres.ri