SOLOBALAPAN.COM – Skandal temuan fasilitas hunian mewah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Pondok Rajeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kian memanas.
Sejumlah nama narapidana high-profile (kelas atas) mendadak mencuat dan diduga kuat menjadi penikmat fasilitas eksklusif di dalam penjara tersebut.
Tak main-main, nama mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo hingga terpidana mega korupsi tata kelola timah, Harvey Moeis, masuk dalam bursa narapidana yang disinyalir menghuni komplek sel berfasilitas 'layaknya apartemen' itu.
Berdasarkan data yang dirilis Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI), Ferdy Sambo kerap terdeteksi berada di kawasan yang dikenal sebagai Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE). Selain itu, Sambo juga disebut beberapa kali beraktivitas di blok khusus sekitar gereja lapas.
Sementara itu, nama Harvey Moeis serta jajaran terpidana skandal Korupsi PT Asabri turut masuk dalam daftar penerima keistimewaan.
Mereka di antaranya Heru Hidayat, Teddy Tjokrosaputro, Pieter Rasiman, hingga Mochtar Riza Pahlevi Tabrani.
Baca Juga: Skandal Sel Mewah Lapas Cibinong Memanas! ICW Desak KPK Usut Dugaan Jual-Beli Fasilitas Napi
Tak hanya terpidana korupsi sektor keuangan dan pertambangan, nama-nama dari kasus korupsi importasi gula seperti Wisnu Hendraningrat, Hansen Setiawan, Indra Suryaningrat, dan Tony Wijaya Ng, serta terpidana kasus Waskita Karya, Bambang Rianto, ikut terseret dalam daftar penikmat sel mewah tersebut.
Deretan figur publik dan eks pejabat lain yang diduga ikut menikmati fasilitas ini meliputi mantan Kepala Bea Cukai Makassar Andhi Pramono, terpidana kasus investasi bodong Binomo Indra Kesuma alias Indra Kenz, hingga mantan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi alias Pepen.
Adapun mantan Bupati Lampung Selatan, Zainudin Hasan, yang terjerat kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU), juga disebut pernah menghuni kawasan eksklusif tersebut sebelum akhirnya bebas bersyarat.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Publik Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Akbar Hadi Prabowo, belum memberikan tanggapan maupun respons atas konfirmasi resmi yang dilayangkan terkait bocornya nama-nama narapidana tersebut.
Hasil Sidak Ombudsman RI di Lapas Cibinong
Sebelumnya, Ombudsman Republik Indonesia (ORI) menggemparkan publik setelah membongkar keberadaan bangunan khusus berstandar apartemen dalam inspeksi mendadak (sidak) di Lapas Kelas IIA Cibinong pada Rabu (23/9).
Komisioner ORI, Syafrida R. Rasahan, membeberkan rekaman video yang merekam adanya pengkategorian kelas kamar bagi warga binaan, mulai dari tipe standar, deluxe, hingga suite.
Setiap unit sel mewah tersebut ditunjang fasilitas lengkap, seperti sofa empuk, kasur berkualitas, televisi layar lebar, pendingin udara (AC), ruang dapur, serta kamar mandi dalam ber-toilet duduk.
”Silakan dilihat ini kami masuk ke lapas yang kami temukan, nah ini ketika kami masuk, kami temukan pintu. Kemudian di dalam pintu itu terdapat fasilitas kamar sesuai dengan standar yang tadi saya bilang ada tipe suite, ada tipe deluxe, ada tipe standarnya,” beber Syafrida dalam konferensi pers di Jakarta.
Selain perabotan rumah tangga, tim Ombudsman turut memergoki kulkas yang berisi suplai makanan lengkap dan beberapa botol minuman keras (miras).
Di lokasi pembuangan sampah kawasan tersebut, ditemukan pula tumpukan botol miras kosong yang mengindikasikan bahwa praktik ini telah berlangsung lama.
”Fasilitasnya ada TV, makanan di dalam kulkas yang cukup lengkap, dan di tempat pembuangan sampah kami menemukan botol-botol miras kosong yang menurut kami berarti patut diduga itu sudah berlangsung cukup lama,” pungkasnya. (dam)
Editor : Damianus Bram