Bantah Instruksikan Guru Endus Makanan MBG Sebelum Disantap Siswa, BGN Buka Suara dan Beri Klarifikasi Tegas!

Damianus Bram • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 10:03 WIB
Ilustrasi guru SD membagikan MBG kepara para muridnya. (Dok/BGN)
Ilustrasi guru SD membagikan MBG kepara para muridnya. (Dok/BGN)

 

SOLOBALAPAN.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan klarifikasi tegas terkait isu yang menyebut pihak BGN meminta para guru untuk mengendus makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebelum dikonsumsi oleh para siswa.

Klarifikasi ini disampaikan langsung oleh Juru Bicara BGN, Tysa Novenny, merespons rekaman video viral yang memperlihatkan seorang guru menyampaikan protes terkait imbauan pengecekan kelayakan menu MBG, termasuk dengan cara mencium aromanya.

Tysa menjelaskan bahwa pelibatan guru dalam implementasi program MBG di lingkungan sekolah sejatinya mencakup dua peran utama, yakni sebagai edukator dan pelaksana tes organoleptik.

“Perlu kami sampaikan bahwa Badan Gizi Nasional tidak pernah meminta para guru untuk mengendus-endus makanan dalam konteks narasi yang disampaikan oleh guru yang bersangkutan dalam video,” terang Tysa melalui unggahan video di akun Instagram resmi Kepala BGN Sudaryono, @sudaru_sudaryono, Rabu (23/9).

Tysa menambahkan, ketentuan resmi terkait pelaksanaan program ini telah disusun bersama oleh BGN dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam panduan petunjuk teknis implementasi MBG di satuan pendidikan.

Dalam menjalankan fungsi edukator, para guru diharapkan memberikan pemahaman gizi dasar kepada para murid sebelum menyantap sajian. Langkah ini meliputi imbauan mencuci tangan dengan benar, membaca doa sebelum makan, menjaga ketertiban, hingga menjelaskan manfaat nutrisi dari sajian menu hari itu.

“Misalkan menu makanan ayam. Ayam itu kaya akan protein yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangan otak. Dan mungkin makan kentang. Nah kentang itu merupakan sumber karbohidrat yang menjadi sumber energi,” paparnya.

Baca Juga: Kepala BGN Sudaryono Tegaskan Sekolah Negeri Boleh Tolak Program Makan Bergizi Gratis Alias MBG

Maksud Tes Organoleptik dalam Program MBG

Sementara itu, pengujian organoleptik dilakukan guna memastikan kualitas sajian makanan aman dan layak dengan memanfaatkan pancaindra sebelum dibagikan kepada peserta didik penerima manfaat.

“Dengan cara melihat warna dan tekstur makanan, mencium aroma makanan, dan mencicipi makanan,” ungkap Tysa.

Dengan begitu, BGN menegaskan bahwa prosedur memeriksa aroma makanan merupakan bagian dari metode tes mutu organoleptik secara umum, bukan instruksi yang mewajibkan guru untuk mengendus-endus makanan seperti yang dinarasikan dalam video viral.

“Jadi tidak ada ya, sekali lagi, tidak ada permintaan BGN kepada guru untuk mengendus-endus makanan sebelum disantap oleh siswa,” pungkasnya. (dam)

Editor : Damianus Bram
endus makanan tes organoleptik Makan Bergizi Gratis BGN Mbg