SOLOBALAPAN, BANDUNG - Nama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mulai ramai dikaitkan dengan Gibran Rakabuming Raka dalam bursa pembahasan menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029.
Wacana tersebut mengemuka seiring dengan melejitnya elektabilitas Dedi Mulyadi dalam sejumlah hasil survei politik tingkat nasional.
Menanggapi spekulasi yang berkembang, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa dirinya belum memiliki agenda maupun pemikiran politik terkait kontestasi Pilpres 2029. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Dedi saat ditemui di Gedung Pakuan, Bandung, pada Selasa, 22 September 2026.
Ia memilih untuk mengabaikan arus spekulasi mengenai pasangan calon presiden dan wakil presiden masa depan. Fokus utamanya saat ini tercurah sepenuhnya untuk menyelesaikan tugas-tugas pemerintahan sebagai orang nomor satu di Jawa Barat.
Lonjakan Elektabilitas dalam Survei SMRC dan Median
Isu mengenai potensi duet Dedi Mulyadi dan Gibran menguat setelah nama Dedi mencatatkan raihan angka signifikan dalam berbagai lembar survei.
Berdasarkan riset Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang dirilis pada Juli 2026, Dedi meraup tingkat elektabilitas sebesar 35 persen dalam simulasi semi-terbuka dengan 20 nama kandidat.
Sementara itu, lembaga Media Survei Nasional (Median) dalam survei periodik tanggal 21 Juli hingga 2 Agustus 2026 mencatat elektabilitas Dedi sebesar 20,6 persen pada simulasi semi-terbuka.
Adapun dalam simulasi terbuka, ia mengantongi angka 19,8 persen, sebuah capaian yang menempatkan posisinya di panggung atas peta politik nasional.
Fokus Jalankan Pemerintahan Jawa Barat
Meski angka-angka dalam lembaga survei menempatkannya di posisi strategis, Dedi enggan terburu-buru mengambil langkah politik menuju 2029.
Menurutnya, pembahasan mengenai kepemimpinan nasional untuk periode mendatang masih terlalu dini untuk dibicarakan.
“Pokoknya tidak ada, hari ini saya fokus bekerja aja memberikan yang terbaik. Kita belum mikir terlalu jauh,” ujar Dedi menegaskan sikapnya. Ia menambahkan bahwa target utamanya saat ini adalah memastikan roda pemerintahan dan pembangunan di Jawa Barat dapat berjalan dengan sukses.
Bahkan, Dedi merespons kepopuleran namanya di bursa Pilpres dengan santai dan bernada kelakar. “Mikir besok punya pacar atau tidak aja belum kepikiran,” selorohnya.
| Parameter / Informasi | Rincian / Data Fakta |
| Tokoh Utama | Dedi Mulyadi (Gubernur Jawa Barat) |
| Tokoh Disandingkan | Gibran Rakabuming Raka |
| Isu / Konteks Politik | Wacana Pasangan Calon untuk Pilpres 2029 |
| Waktu & Lokasi Respons | Selasa, 22 September 2026 di Gedung Pakuan, Bandung |
| Hasil Survei SMRC (Juli 2026) | 35 persen (Simulasi Semi-Terbuka 20 Nama) |
| Hasil Survei Median (21 Juli–2 Agt 2026) | 20,6 persen (Semi-Terbuka) & 19,8 persen (Terbuka) |
| Sikap Resmi | Fokus bekerja dan menyukseskan pemerintahan di Jawa Barat |
Dengan ketegasan tersebut, Dedi Mulyadi memastikan seluruh konsentrasinya tetap berada di ranah pelayanan masyarakat Jawa Barat ketimbang terseret dalam pusaran wacana politik nasional 2029.
(did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo