SOLOBALAPAN, JAKARTA - Kabar kurang menyenangkan menghampiri Timnas Indonesia menjelang bergulirnya ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Kapten tim nasional, Jay Idzes, dipastikan absen memperkuat skuad Garuda akibat mengalami cedera otot paha kiri saat membela klubnya, Sassuolo, dalam laga kontra Juventus pada Senin, 14 September 2026.
Dalam pertandingan tersebut, Jay Idzes tampil sebagai starter sebelum akhirnya ditarik keluar pada menit ke-81 akibat masalah pada paha kirinya. Hasil pemeriksaan medis mengharuskan sang bek tengah untuk menepi dari lapangan hijau selama kurun waktu 6 hingga 8 pekan.
Absennya Jay Idzes tentu menjadi kerugian tersendiri bagi benteng pertahanan Indonesia. Kendati demikian, legenda Timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto, tetap menyuarakan rasa optimistisnya bahwa lini belakang Garuda akan tetap kokoh mengarungi kompetisi.
Keyakinan Kurniawan Dwi Yulianto dan Kedalaman Skuad Garuda
Kurniawan Dwi Yulianto menilai bahwa pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, masih memiliki deretan amunisi pertahanan yang sangat mumpuni. Kualitas serta pengalaman para pemain pelapis dinilai cukup merata untuk menutupi kekosongan yang ditinggalkan oleh sang kapten.
Beberapa nama bek berkualitas yang siap diandalkan di lini pertahanan antara lain Rizky Ridho, Kevin Diks, Calvin Verdonk, Justin Hubner, Elkan Baggott, dan Nathan Tjoe-A-On.
Sebagian besar dari mereka memiliki rekam jejak berkarier di luar negeri serta mampu bermain di beberapa posisi berbeda.
"Kalau melihat pemain yang ada, saya rasa semua punya pengalaman ya. Mereka punya kualitas dan banyak juga yang bermain di luar negeri. Mereka harus benar-benar memberikan yang terbaik untuk mendapatkan tempat di Timnas Indonesia," tutur Kurniawan.
Peta Persaingan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK
Pada ajang FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Malaysia, Singapura, dan Bangladesh. Seluruh rangkaian pertandingan babak penyisihan grup skuad Garuda dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, mulai 25 September hingga 5 Oktober 2026.
Kurniawan menegaskan bahwa turnamen ini menjadi momentum emas bagi para pemain yang dipercaya masuk ke dalam skuad untuk membuktikan kapasitas terbaik mereka di hadapan publik sendiri.
"Jadi siapapun yang dipanggil ke Timnas Indonesia, ini adalah kesempatan bagi mereka memberikan semua kemampuannya. Mereka harus bisa membahagiakan masyarakat Indonesia yang berharap sekali bisa menjadi juara untuk pertama kalinya," pungkas Kurniawan.
Dukungan penuh publik tanah air diharapkan mampu memompa semangat para penggawa pertahanan Timnas Indonesia untuk tampil solid dan merealisasikan target merengkuh gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026.
(did)