SOLOBALAPAN, BANTUL - Pegawai Badan Gizi Nasional (BGN) di SPPG Muntuk, Dlingo, Bantul, DIY, Gerardus Permanaditya alias Gerard Permana, mendadak menjadi pusat perhatian publik.
Ia dinilai melakukan penghinaan terhadap Febiona Purba, siswi asal Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatra Utara, yang menjadi korban dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kecaman warganet bermula dari beredarnya potongan video saat Gerardus tengah menyantap chicken katsu.
Dalam video tersebut, ia melontarkan gurauan yang dianggap menyindir kondisi kesehatan Febiona yang sebelumnya dilaporkan mengalami penurunan daya ingat pascakeracunan.
“Ini gua lagi makan chicken katsu yang dimasak kemarin, ternyata masih enak. Hmmm, oh tidak. Ingatanku hilang 70 persen hehe,” ujar Gerardus sambil tertawa dalam rekaman video yang beredar pada Minggu, 20 September 2026.
Baca Juga: Kepala BGN Sudaryono Tegaskan Sekolah Negeri Boleh Tolak Program Makan Bergizi Gratis Alias MBG
Klarifikasi, Permintaan Maaf, dan Tudingan Cocoklogi
Usai aksinya memicu gelombang kritik keras di media sosial, Gerardus mengunggah video klarifikasi dan menyampaikan permintaan maaf.
Namun, dalam pernyataannya, ia membantah berniat menyenggol pihak tertentu dan berdalih bahwa ucapannya hanya kelakar pribadi di story WhatsApp miliknya.
“Saya tidak ada menyinggung korban manapun, saya hanya bilang seperti itu. Ya walaupun ada saya bilang 70 persen. Kalau dilihat dari kacamata universal itu 70 persen bisa menyinggung apapun yang ada, karena saya tidak menyinggung 70 persen kehilangan ingatan karena program pemerintah,” kata Gerardus.
Ia malah menuding warganet telah melakukan cocoklogi dengan mengaitkan kontennya terhadap kasus kejadian luar biasa (KLB) keracunan MBG di Karo.
Ia menegaskan bahwa video tersebut dibuat murni untuk have fun tanpa niat menyindir korban maupun program pemerintah.
Kondisi Terkini Korban di RSCM
Di sisi lain, korban keracunan yang dikaitkan dengan video tersebut, Febiona Purba, siswi SMK asal Berastagi, Karo, saat ini masih menjalani perawatan medis di RSCM, Jakarta, bersama sejumlah korban lainnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan tim dokter, tidak ditemukan adanya gangguan fungsi otak maupun kerusakan memori pada Febiona. Kondisi kesehatan sang siswi dilaporkan kian berangsur membaik dan stabil.
| Parameter Peristiwa | Rincian / Data Fakta |
| Sosok Viral | Gerardus Permanaditya (Gerard Permana) |
| Instansi / Lokasi | Pegawai BGN di SPPG Muntuk, Dlingo, Bantul, DIY |
| Penyebab Viral | Video santap chicken katsu & gurauan “ingatan hilang 70 persen” |
| Korban Terkait | Febiona Purba (Siswi SMK asal Berastagi, Karo, Sumut) |
| Status Perawatan | Korban dugaan keracunan MBG, dirawat di RSCM, Jakarta |
| Kondisi Medis Korban | Fungsi otak & memori normal, kondisi kian membaik |
| Pernyataan Gerardus | Minta maaf, sebut video di WA Story murni have fun & tuding warganet cocoklogi |
Aksi kurang bijak dari oknum pegawai instansi pelayanan gizi tersebut menjadi pelajaran penting terkait etika bermedia sosial.
Publik berharap pihak terkait tetap berfokus pada pemulihan para korban serta penanganan evaluasi keamanan pangan program pemerintah.
(did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo