10 Tren di ChatGPT yang Lagi Ramai, Ada 654321 hingga Edit Foto Gaya 80-an

Inayah Choirunisa • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 11:51 WIB
ChatGPT kini marak dimanfaatkan untuk tren media sosial seperti game 654321, Last Page Writing, hingga edit foto ala 80-an. (Dimodifikasi AI)
ChatGPT kini marak dimanfaatkan untuk tren media sosial seperti game 654321, Last Page Writing, hingga edit foto ala 80-an. (Dimodifikasi AI)

SOLOBALAPAN.COM – ChatGPT kini tidak hanya digunakan untuk mencari informasi, mengerjakan tugas, atau membantu pekerjaan. Di media sosial, pengguna juga memanfaatkannya untuk berbagai tren yang hasilnya bisa dibagikan ke Instagram, TikTok, hingga platform lainnya.

Beberapa tren bahkan membuat ChatGPT seolah-olah menjadi teman yang sudah lama mengenal penggunanya. Ada yang meminta AI menebak kebiasaan, membuat gambaran kehidupan, menulis halaman terakhir sebuah buku tentang dirinya, hingga mengubah foto masa kini menjadi potret tahun 1980-an.

Tren tersebut umumnya dilakukan dengan memberikan prompt tertentu kepada ChatGPT. Berikut beberapa tren ChatGPT yang sedang ramai dicoba.

Baca Juga: Bawa The Haunting! Call of Duty Black Ops 7 dan Warzone Season 6 Rilis pada 17 September

1. Tren 654321

Tren 654321 menjadi salah satu permainan yang meminta ChatGPT menggambarkan pengguna berdasarkan percakapan sebelumnya. Formatnya terdiri atas enam bagian.

Angka enam berisi enam kalimat yang sering diucapkan pengguna, lima hal yang disukai, empat hal yang disukai ChatGPT tentang pengguna, tiga hal yang tidak disukai, dua hal yang ingin diubah, dan satu hal yang paling “dibenci” dari pengguna.

Prompt sederhananya bisa dimulai dengan:

“Hi, ayo main 654321.”

Setelah itu, pengguna dapat meminta ChatGPT menjalankan format 6-5-4-3-2-1 tersebut. Tren ini menarik karena jawabannya bergantung pada konteks percakapan yang dimiliki pengguna dengan ChatGPT.

Baca Juga: 6 Bahasa Asing Selain Inggris yang Paling Berguna untuk Karier, dari Mandarin hingga Jepang

2. Last Page Writing

Tren Last Page Writing meminta ChatGPT membayangkan jika kehidupan seseorang dijadikan sebuah buku, lalu menulis apa yang akan muncul di halaman terakhir.

Prompt yang banyak digunakan berbunyi:

“If you had to write a book about me, what would be on the last page? Based on what you know about me. Brief, without explanation.”

Hasilnya biasanya berupa paragraf pendek bernuansa reflektif. Tren ini kembali ramai dibagikan di media sosial pada Agustus hingga September 2026.

3. Edit Foto Gaya 80-an

Tren foto 80-an membuat foto masa kini terlihat seperti potret yang diambil pada era 1980-an. Pengguna dapat mengunggah foto, kemudian meminta ChatGPT mengubah pakaian, gaya rambut, latar, pencahayaan, serta karakter fotografi.

Salah satu prompt yang dapat digunakan:

“Ubah foto ini menjadi potret autentik tahun 1985. Pertahankan wajah dan identitas saya, tetapi sesuaikan rambut, pakaian, latar, pencahayaan flash, warna film, dan grain agar terlihat seperti foto asli dari era 1980-an.”

Tren tersebut ramai muncul di media sosial pada September 2026, dengan berbagai variasi mulai dari foto keluarga hingga potret studio bergaya retro.

Baca Juga: Whimsy Lagi Tren di Kalangan Gen Z, Kenapa Banyak Orang Ingin Hidup Lebih ‘Ajaib’?

4. Roast Me

Tidak ingin mendapatkan jawaban manis dari ChatGPT? Pengguna bisa mencoba tren roast me.

Caranya cukup meminta ChatGPT memberikan sindiran berdasarkan hal-hal yang diketahuinya dari percakapan. Salah satu prompt yang beredar adalah:

“Based on everything you know about me, roast me and don't hold back.”

Tren ini membuat AI memberikan komentar humor tentang kebiasaan, pola percakapan, atau hal-hal yang sering dilakukan pengguna. Format roast me juga telah banyak digunakan sebagai tren media sosial sepanjang 2026.

5. Draw My Life

Tren Draw My Life meminta ChatGPT menggambarkan kehidupan pengguna dalam bentuk gambar berdasarkan informasi yang pernah dibicarakan.

Prompt yang dapat dicoba:

“Based on what you know about me, draw a picture of what you think my life currently looks like.”

Hasilnya bisa berupa ilustrasi yang menggambarkan aktivitas, lingkungan, hobi, pekerjaan, atau hal lain yang dianggap berkaitan dengan kehidupan pengguna. Tren serupa sebelumnya juga ramai dibagikan di Instagram, dan formatnya kembali muncul dalam berbagai variasi prompt AI.

6. “Describe Me” dalam Satu Kata

Tren lain yang lebih sederhana adalah meminta ChatGPT menggambarkan pengguna hanya dengan satu kata.

Prompt-nya bisa berupa:

“Based on everything you know about me from our conversations, describe me in exactly one word.”

Pengguna kemudian bisa membagikan kata yang diberikan ChatGPT dan menanyakan alasan di balik pilihan tersebut. Format describe me juga berkembang menjadi berbagai versi, seperti meminta AI menggambarkan seseorang sebagai warna, lagu, musim, makanan, atau suasana tertentu.

7. Bikin Caricature Diri Sendiri

Kalau ingin mendapatkan hasil visual, pengguna dapat meminta ChatGPT membuat karikatur berdasarkan hal-hal yang diketahui AI tentang dirinya.

Prompt yang dapat digunakan:

“Create a caricature of me based on everything you know about me.”

Tren ini membuat AI tidak sekadar mengubah wajah menjadi kartun, tetapi juga memasukkan unsur kepribadian atau kebiasaan yang muncul dari konteks percakapan. Tren karikatur ChatGPT sempat menjadi salah satu tren gambar AI yang ramai dibagikan di berbagai media sosial.

8. Gambarkan Seperti Apa Hidupku di Rumah

Pengguna juga dapat meminta ChatGPT membuat gambaran mengenai kehidupan sehari-hari berdasarkan percakapan yang pernah dilakukan.

Misalnya dengan prompt:

“Based on everything you know about me, create a photorealistic picture of what you think my life at home looks like.”

AI kemudian diminta menggambarkan lingkungan rumah, aktivitas, atau suasana yang dianggap sesuai dengan informasi dalam percakapan. Tren semacam ini menarik karena hasilnya dapat terasa sangat personal, meskipun tetap merupakan gambaran yang dibuat AI berdasarkan konteks yang tersedia.

9. Jadikan Aku Karakter Fiksi

Tren berikutnya cocok bagi pengguna yang suka film, anime, game, atau cerita fiksi. ChatGPT dapat diminta menentukan seperti apa seseorang jika menjadi karakter dalam sebuah dunia fiksi.

Contoh prompt:

“Based on everything you know about me, what fictional character would I be and why?”

Versinya juga dapat dikembangkan menjadi karakter film, tokoh anime, karakter video game, hingga tokoh dalam sebuah novel. Format ini membuat jawaban ChatGPT terasa seperti permainan kepribadian yang bisa disesuaikan dengan berbagai fandom.

10. Bikin Aku Jadi Sesuatu

Tren personalized prompt tidak berhenti pada karakter fiksi. Pengguna juga dapat meminta ChatGPT mengubah dirinya menjadi berbagai konsep berdasarkan percakapan sebelumnya.

Misalnya:

“Based on what you know about me, make me a video game I would enjoy.”

Atau pengguna bisa mengganti bagian akhirnya menjadi film, buku, lagu, kota, warna, bahkan sebuah cerita.

Format semacam ini memanfaatkan kemampuan ChatGPT untuk menggunakan konteks percakapan sebagai bahan membuat jawaban yang lebih personal. Berbagai versi prompt “based on what you know about me” juga terus bermunculan di komunitas pengguna AI.

Berbagai tren tersebut menunjukkan bahwa penggunaan ChatGPT di media sosial tidak hanya berkaitan dengan mencari jawaban. Pengguna juga menjadikannya sebagai permainan untuk melihat bagaimana AI menggambarkan diri mereka berdasarkan percakapan yang pernah dilakukan.

Editor : Inayah Choirunisa
Sumber : Berbagai Sumber
pengguna Pro tren foto ChatGPT