SOLOBALAPAN, JAKARTA — Pelantikan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia yang baru oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada Senin (14/9/2026) langsung menyita perhatian publik.
Menggantikan posisi Purbaya Yudhi Sadewa di pos paling strategis pengelola keuangan negara, profil dan rekam jejak Suahasil seketika menjadi sorotan, tak terkecuali transparansi data finansial pribadinya.
Merujuk pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dilaporkan saat dirinya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), total harta kekayaan bersih Suahasil Nazara tercatat mencapai Rp136.167.334.176 (Rp136,16 miliar).
Portofolio Surat Berharga dan Deretan Properti Mewah Mendominasi
Berdasarkan rincian lembar LHKPN per periodik 2025, instrumen investasi berupa surat berharga menempati porsi paling dominan dari total pundi-pundi kekayaan Suahasil.
Nilai kepemilikan surat berharga miliknya tercatat mencapai Rp66.876.177.492, merepresentasikan hampir separuh dari keseluruhan aset yang dimiliki sang bendahara negara.
Di posisi kedua, aset berupa tanah dan bangunan menyumbang nilai fantastis sebesar Rp49.857.555.000. Suahasil tercatat memiliki delapan bidang tanah dan bangunan yang tersebar di wilayah strategis Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, hingga Kota Depok.
Aset properti termahal yang dilaporkan adalah sebidang tanah dan bangunan seluas 541 m²/250 m² yang berlokasi di kawasan prestisius Jakarta Pusat dengan taksiran nilai mencapai Rp28.000.000.000.
Selain itu, ia juga memiliki aset tanah seluas 1.980 m² di Kota Depok senilai Rp4,96 miliar serta sejumlah hunian dan apartemen di Jakarta Selatan.
Isi Garasi Senilai Rp1,22 Miliar dan Catatan Utang Minim
Pada sektor alat transportasi dan mesin, Suahasil melaporkan kepemilikan empat unit kendaraan roda empat dengan total nilai aset sebesar Rp1.228.000.000.
Menariknya, isi garasi sang Menteri Keuangan didominasi oleh deretan mobil fungsional lintas segmen, mulai dari sedan, hatchback, SUV kompak, hingga MPV premium:
-
Toyota Alphard (Tahun 2019): Ditaksir senilai Rp518.000.000
-
Honda HR-V (Tahun 2022): Ditaksir senilai Rp330.000.000
-
Honda Jazz (Tahun 2019): Ditaksir senilai Rp220.000.000
-
Toyota Camry Sedan (Tahun 2013): Ditaksir senilai Rp160.000.000
Selain aset bergerak dan properti, Suahasil mengantongi simpanan kas dan setara kas senilai Rp6.037.703.482, serta kategori harta bergerak lainnya sebesar Rp9.078.963.407.
Di sisi liabilitas, Suahasil tercatat nyaris bersih dari beban finansial.
Kewajiban utang yang dilaporkannya tergolong sangat minim untuk ukuran pejabat negara setingkat menteri, yakni hanya sebesar Rp33.991.703, sehingga tidak menggerus akumulasi nilai kekayaan bersihnya secara signifikan.
Tabel Rincian Harta Kekayaan Suahasil Nazara Berdasarkan LHKPN
Guna memberikan pemetaan informasi mengenai kategori aset, rincian kepemilikan, serta nilai taksiran resmi secara rapi, terstruktur, dan mudah dipahami, berikut adalah rangkuman datanya:
| Kategori Harta Kekayaan | Rincian / Lokasi / Spesifikasi Aset | Nilai Taksiran (Rp) |
| 1. Tanah dan Bangunan | Total 8 Unit Aset Properti | Rp49.857.555.000 |
| • Properti 1 | Tanah seluas 532 m² di Jakarta Selatan | Rp3.966.060.000 |
| • Properti 2 | Tanah & bangunan 547 m²/374 m² di Jakarta Selatan | Rp4.370.415.000 |
| • Properti 3 | Bangunan seluas 61 m² di Jakarta Selatan | Rp1.500.000.000 |
| • Properti 4 | Tanah seluas 1.980 m² di Kota Depok | Rp4.965.840.000 |
| • Properti 5 | Bangunan seluas 33 m² di Jakarta Pusat | Rp817.600.000 |
| • Properti 6 | Bangunan seluas 21 m² di Jakarta Pusat | Rp537.640.000 |
| • Properti 7 | Tanah & bangunan 541 m²/250 m² di Jakarta Pusat | Rp28.000.000.000 |
| • Properti 8 | Tanah & bangunan 505 m²/200 m² di Jakarta Selatan | Rp5.700.000.000 |
| 2. Alat Transportasi & Mesin | Total 4 Unit Mobil Pribadi | Rp1.228.000.000 |
| • Kendaraan 1 | Mobil Toyota Camry Sedan (Tahun 2013) | Rp160.000.000 |
| • Kendaraan 2 | Mobil Honda Jazz (Tahun 2019) | Rp220.000.000 |
| • Kendaraan 3 | Mobil Honda HR-V (Tahun 2022) | Rp330.000.000 |
| • Kendaraan 4 | Mobil Toyota Alphard Minibus (Tahun 2019) | Rp518.000.000 |
| 3. Harta Bergerak Lainnya | Aset bergerak non-kendaraan | Rp9.078.963.407 |
| 4. Surat Berharga | Instrumen investasi saham / obligasi / SBN | Rp66.876.177.492 |
| 5. Kas dan Setara Kas | Tabungan, deposito, dan likuiditas perbankan | Rp6.037.703.482 |
| Subtotal Harta Kotor | Akumulasi seluruh aset aktif | Rp133.078.399.381 (Koreksi buku: Rp136,2 M) |
| Kewajiban / Utang | Beban liabilitas berjalan | (Rp33.991.703) |
| TOTAL HARTA BERSIH | Total Kekayaan Bersih Penyelenggara Negara | Rp136.167.334.176 |
Transparansi data LHKPN ini memperlihatkan profil finansial yang matang dan stabil dari figur Suahasil Nazara, modal penting yang mengiringi langkahnya dalam memimpin Kementerian Keuangan serta mengelola perputaran triliunan rupiah anggaran belanja negara secara akuntabel.
(did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo