Profil I Wayan Koster, Gubernur Bali yang Disorot Usai Respons Ketus Pertanyaan Warga Terkait Lapangan Pekerja

Didi Agung Eko Purnomo • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 18:37 WIB
Viral Video Dikecam Netizen Usai Semprot Warga
Viral Video Dikecam Netizen Usai Semprot Warga 'Diam Kamu' Soal Lapangan Kerja.

SOLOBALAPAN, DENPASAR — Gubernur Bali, Dr. Ir. I Wayan Koster, M.M., mendadak menjadi sasaran kritik tajam publik setelah sebuah potongan video yang memperlihatkan dirinya merespons ketus pertanyaan seorang warga beredar luas di media sosial pada Jumat (4/9/2026).

Dalam rekaman yang viral tersebut, pimpinan daerah nomor satu di Pulau Dewata itu dinilai bersikap arogan lantaran memotong pembicaraan dan menyuruh seorang warga diam ketika tengah mempertanyakan komitmen pemerintah provinsi terkait penyediaan lapangan kerja.

Sikap defensif sang kepala daerah langsung memicu gelombang perbincangan netizen yang mempertanyakan etika komunikasi pejabat publik dalam menampung aspirasi masyarakat.

Kronologi Kejadian: Semprot 'Diam Kamu' saat Ditanya Lapangan Kerja

Kehebohan ini bermula dari sebuah rekaman video singkat yang diunggah oleh akun media sosial X @heraloebss pada Rabu (2/9/2026).

Dalam cuplikan tersebut, tampak seorang warga sipil berupaya memanfaatkan momentum ketika Gubernur Bali tengah berjalan melintas di sebuah lokasi untuk menyampaikan pertanyaan langsung terkait isu ketenagakerjaan.

Namun, belum sempat warga tersebut menyelesaikan seluruh kalimatnya secara utuh, Gubernur Bali langsung memotong pembicaraan dengan intonasi tegas dan meminta warga tersebut untuk berhenti berbicara.

Pertanyaan Warga dalam Video Viral: "Bapak izin Pak, apakah sebagai pemerintah pemangku kebijakan di Bali sudah menyiapkan lapangan kerja buat masyarakat Pak?"

Respons Gubernur Bali: "Diam kamu!"

Potongan video tersebut lantas menuai beragam reaksi negatif dari warganet. Sikap sang gubernur dinilai kurang mencerminkan keteladanan seorang pelayan publik, terlebih pertanyaan yang diajukan menyangkut persoalan ekonomi riil dan kebutuhan mendesak masyarakat Bali terkait ketersediaan lapangan pekerjaan pascapandemi dan dinamika sektor pariwisata.

Profil Singkat dan Rekam Jejak I Wayan Koster

Sorotan tajam yang dialamatkan kepada sosok sang kepala daerah mendorong publik untuk kembali menelusuri latar belakang figur I Wayan Koster.

Politisi senior kelahiran tahun 1962 di Desa Sembiran, Kabupaten Buleleng—sebuah wilayah yang dikenal sebagai kawasan Desa Bali Aga (Bali Tua)—tersebut saat ini tercatat kembali mengemban amanah sebagai Gubernur Bali untuk periode kedua, setelah sebelumnya sukses menuntaskan masa jabatan kepemimpinan perdananya pada periode 2018–2023.

Dalam kehidupan pribadinya, Wayan Koster menikah dengan Ni Luh Putu Putri Suastini dan dikaruniai dua orang putri, yakni Ni Putu Dhita Pertiwi dan Ni Made Wibhuti. Di ruang komunikasi digital, ia juga aktif membagikan berbagai aktivitas dinas kepemerintahan melalui akun media sosial Instagram resminya @kostergubernurbali.

Tabel Pemetaan Fakta Polemik Video Viral & Profil Gubernur Bali

Guna memberikan pemetaan informasi mengenai kronologi insiden, substansi pertanyaan warga, respons pejabat, serta profil figur secara rapi, terstruktur, dan mudah dipahami, berikut adalah rangkuman datanya:

Parameter Informasi Detail Fakta & Catatan Kejadian
Tokoh Terkait Dr. Ir. I Wayan Koster, M.M.
Jabatan Publik Gubernur Bali (Periode kedua setelah masa jabatan 2018–2023)
Penyebar Konten Viral Akun media sosial X @heraloebss (Diunggah 2 September 2026)
Substansi Pertanyaan Warga Kesiapan pemerintah Bali dalam menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat
Respons Gubernur Bali Memotong pembicaraan warga dengan ucapan: "Diam kamu!"
Sentimen Publik / Warganet Dikecam karena dinilai arogan dan antikritik terhadap aspirasi masyarakat
Tempat & Tahun Lahir Desa Sembiran, Buleleng, Bali (Tahun 1962)
Keluarga / Istri Ni Luh Putu Putri Suastini
Anak Ni Putu Dhita Pertiwi dan Ni Made Wibhuti
Akun Media Sosial Resmi Instagram: @kostergubernurbali

Insiden interaksi singkat yang menuai kontroversi ini menjadi pengingat penting bagi para pemangku kebijakan daerah untuk selalu mengedepankan pendekatan dialogis dan keterbukaan komunikasi saat berhadapan langsung dengan keresahan masyarakat di ruang publik.

(did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
I Wayan Koster Gubernur Bali Lapangan Pekerja profil