Kronologi 777 Siswa SMAN 1 Lasem Alami Mual Diare Imbas Keracunan MBG: Dapur SPPG Soditan Jadi Sorotan

Didi Agung Eko Purnomo • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 20:42 WIB
Sebanyak 777 di SMAN 1 Lasem Rembang diduga mengalami keluhan kesehatan seperti diare, lemas, pusing, mual hingga muntah-muntah setelah menyantap makanan MBG. (Radar Kudus)
Sebanyak 777 di SMAN 1 Lasem Rembang diduga mengalami keluhan kesehatan seperti diare, lemas, pusing, mual hingga muntah-muntah setelah menyantap makanan MBG. (Radar Kudus)

SOLOBALAPAN, REMBANG — Kasus dugaan keracunan massal program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menggegerkan dunia pendidikan, kali ini menimpa sebanyak 777 siswa SMAN 1 Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, pada Kamis (3/9/2026).

 Ratusan pelajar tersebut mengalami gejala gangguan pencernaan akut seperti mual hebat, muntah-muntah, hingga diare usai mengonsumsi paket makanan MBG yang dibagikan pada Rabu (2/9/2026) siang.

Akibat eskalasi jumlah murid yang terdampak begitu masif hingga fasilitas toilet sekolah tidak mampu lagi menampung, pihak pengelola sekolah terpaksa mengambil kebijakan darurat dengan memulangkan seluruh siswa lebih awal dari jadwal pembelajaran normal.

Gejala Memburuk Pagi Hari dan Toilet Sekolah yang Kewalahan

Kabar mengenai musibah keracunan skala besar ini mencuat ke ruang publik setelah diunggah oleh akun media sosial X @Jateng_Twit pada Kamis pagi. Berdasarkan laporan yang beredar, para siswa sejatinya mulai merasakan keluhan perut melilit sejak Rabu malam pascadistribusi makanan.

Baca Juga: Kepala SPPG Kalitengah Buka Suara Soal Keracunan Massal MBG, Bantah Lalai dan Klaim Makanan Bertahan 4 Jam

Namun, sebagian besar murid mengira keluhan tersebut hanya gangguan pencernaan ringan biasa sehingga tetap memutuskan masuk sekolah pada Kamis pagi.

Kondisi kesehatan ratusan siswa justru memburuk secara bersamaan saat kegiatan belajar mengajar (KBM) tengah berlangsung di dalam kelas. Situasi darurat tak terhindarkan ketika sarana toilet sekolah penuh sesak oleh siswa yang mengantre menahan diare dan muntah, memicu keputusan sekolah untuk membubarkan aktivitas belajar sekitar pukul 08.30 WIB.

Keterangan Unggahan Akun X (@Jateng_Twit): "777 Siswa di Lasem, Rembang diduga KERACUNAN MBG. Dugaan keracunan makan bergizi gratis (MBG) dialami para pelajar SMA N 1 Lasem. Mereka harus dipulangkan lebih awal pada hari Kamis (03 September 2026) sekira pukul 08.30 WIB, karena toilet sekolah tak mampu menampung banyaknya siswa yang alami gejala diare, perut mual dan muntah-muntah."

Rincian Paket Menu Makanan Olahan Dapur SPPG Soditan

Berdasarkan data penelusuran awal pihak sekolah, paket makanan yang diduga menjadi sumber kontaminasi tersebut dipasok oleh unit penyedia dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Soditan.

Sajian tersebut diterima oleh pihak sekolah dan mulai disantap bersama oleh para siswa pada jam istirahat makan siang, sekitar pukul 12.00 WIB pada Rabu (2/9/2026).

Adapun variasi menu lengkap yang disajikan kepada 777 siswa tersebut meliputi:

Kombinasi menu yang melibatkan olahan daging ayam bakar, sambal ikan teri, serta sayuran lalapan mentah dan potongan buah segar kini menjadi fokus penelusuran uji sampel laboratorium guna memastikan sumber bakteri atau toksin pemicu keracunan massal tersebut.

Tabel Pemetaan Fakta Dugaan Keracunan MBG di SMAN 1 Lasem

Guna memberikan pemetaan informasi mengenai kronologi kejadian, komposisi menu makanan, data korban terdampak, serta langkah darurat sekolah secara rapi, terstruktur, dan mudah dipahami, berikut adalah rangkuman datanya:

Parameter Informasi Detail Fakta & Catatan Kejadian
Lokasi Kejadian SMAN 1 Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah
Jumlah Siswa Terdampak 777 Orang Pelajar
Penyedia Makanan Dapur SPPG Soditan, Rembang
Waktu Distribusi & Santap Rabu, 2 September 2026 (Sekitar pukul 12.00 WIB)
Waktu Muncul Gejala Mulai Rabu malam hingga memburuk pada Kamis, 3 September 2026 pagi
Gejala Klinis Diare massal, mual, muntah-muntah, dan sakit perut
Rincian Menu MBG Nasi, ayam bakar, lalapan, tempe mendoan, sambal teri, buah semangka
Tindakan Darurat Sekolah Siswa dipulangkan lebih cepat (Pukul 08.30 WIB) karena toilet overload
Sumber Informasi Publik Laporan akun media sosial X @Jateng_Twit (Kamis, 3 September 2026)
Langkah Lanjutan Penyelidikan higienitas rantai pasok dan pengujian sampel menu makanan

Peristiwa keracunan berulang yang menimpa 777 pelajar di Rembang ini kian menambah daftar panjang evaluasi kritis terhadap standardisasi pengawasan higienitas dapur SPPG penyalur program Makan Bergizi Gratis di berbagai daerah, khususnya terkait masa simpan lauk pauk olahan dan kebersihan sayuran mentah sebelum disajikan kepada peserta didik.

(did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
SMAN 1 Lasem kronologi SPPG Mbg keracunan