SOLOBALAPAN, BENGKULU — Kasus dugaan pelanggaran etika digital yang menyeret tenaga medis spesialis obstetri dan ginekologi (Sp.OG) di Bengkulu, dr. Muhammad Iqbal, Sp.OG, berujung pada sanksi tegas setelah manajemen Kirana Clinic secara resmi menonaktifkan penugasan praktiknya pada Rabu (2/9/2026).
Tindakan disipliner ini diambil menyusul viralnya bukti tangkapan layar percakapan pesan langsung (direct message/DM) bermuatan tidak senonoh yang diduga dikirimkan oleh akun Instagram centang biru milik sang dokter, @iballmd, kepada seorang wanita pemilik akun Threads @leonakanza_17.
Kendati pihak klinik menegaskan percakapan tersebut merupakan urusan pribadi di luar lingkup pelayanan medis, manajemen tetap mendesak dr. Iqbal untuk segera menyampaikan klarifikasi terbuka demi mempertanggungjawabkan etika profesinya di hadapan publik.
Curhatan Korban di Threads dan Sorotan Akun Centang Biru
Dugaan pelecehan secara verbal di ranah digital ini pertama kali mencuat ke permukaan usai diunggah oleh akun Threads @leonakanza_17 pada Selasa (1/9/2026).
Dalam curhatannya, korban membeberkan bahwa dirinya kerap menerima pesan bernada tidak pantas dari orang asing, namun ia merasa sangat terganggu dan syok lantaran kali ini pengirim pesan adalah sebuah akun asli (real account) terverifikasi centang biru yang secara terbuka mencantumkan identitas profesi sebagai dokter spesialis kandungan serta menyematkan klinik tempatnya berpraktik.
Korban mengungkapkan bahwa pengirim pesan tersebut bahkan berulang kali mengirimkan pesan serupa demi mendapatkan respons.
Ungkapan Akun @leonakanza_17 di Threads: "Guys di sini aku bukan mau so-soan atau gimana, mungkin sebagian orang bakalan komentar 'ya wajar dikomen jorok toh pakaiannya seperti itu'. Ya aku sangat menghargai pendapat seperti itu dari sebagian kalian, tapi ya tidak bisa dipungkiri memang badan aku bongsor sekali.
Sebenarnya banyak juga kok yang DM-DM aku lebih dari apa yang dokter ketik. Tapi sejauh ini baru kali ini aku dapat DM jorok dari akun real dan maaf dia seorang 'dokter obgyn'. Kebayang tidak sama kalian?"
Sikap Resmi Kirana Clinic: Penonaktifan Tugas dan Tuntutan Klarifikasi
Merespons gelombang kecaman masyarakat di media sosial, manajemen Kirana Clinic langsung menerbitkan surat keterangan resmi.
Dalam pernyataannya, pihak klinik membenarkan bahwa dr. Muhammad Iqbal memang tercatat berpraktik di fasilitas kesehatan tersebut. Namun demikian, manajemen menggarisbawahi bahwa peristiwa percakapan tak senonoh tersebut terjadi di luar jam dinas maupun lingkungan operasional klinik.
Guna menjaga integritas dan kenyamanan publik, Kirana Clinic mengambil tindakan tegas dengan menonaktifkan seluruh jadwal penugasan praktik dr. Muhammad Iqbal tanpa batas waktu yang ditentukan, sembari mendesak sang dokter memberikan pertanggungjawaban secara transparan.
Pernyataan Resmi Manajemen Kirana Clinic: "Manajemen menyatakan bahwa permasalahan di media sosial yang diduga dilakukan oleh Saudara dr. Muhammad Iqbal, Sp.OG tersebut merupakan percakapan yang sifatnya pribadi dan terjadi di luar lingkungan proses pelayanan kesehatan di Kirana Clinic.
Sebagai bentuk tanggung jawab profesi, manajemen telah meminta yang bersangkutan untuk memberi klarifikasi agar permasalahan ini dapat diselesaikan dengan baik. Penugasan dr. Muhammad Iqbal, Sp.OG di Kirana Clinic kami nonaktifkan sampai batas waktu yang belum ditentukan. Kami berharap klarifikasi ini dapat meluruskan situasi yang berkembang dan memberikan kejelasan bagi semua pihak yang terkait."
Tabel Pemetaan Fakta Kasus & Penonaktifan dr. Muhammad Iqbal, Sp.OG
Guna memberikan pemetaan informasi mengenai latar belakang figur terlapor, kronologi unggahan aduan, pernyataan sikap fasilitas kesehatan, serta sanksi operasional secara rapi, terstruktur, dan mudah dipahami, berikut adalah rangkuman datanya:
| Parameter Informasi | Detail Fakta & Catatan Penanganan |
| Identitas Tenaga Medis | dr. Muhammad Iqbal, Sp.OG |
| Bidang Keahlian / Spesialisasi | Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi (Obgyn / Kandungan) |
| Akun Media Sosial Terlapor | Instagram @iballmd (Akun terverifikasi / centang biru) |
| Pihak yang Mengungkap | Pengguna akun Threads @leonakanza_17 (Unggahan 1 September 2026) |
| Bentuk Dugaan Pelanggaran | Pengiriman pesan langsung (DM) tak senonoh secara berulang kali di media sosial |
| Fasilitas Kesehatan Terkait | Kirana Clinic Curup, Bengkulu |
| Sikap Resmi Fasilitas Kesehatan | Menyatakan pesan bersifat pribadi di luar lingkungan pelayanan medis |
| Sanksi Administratif Medis | Resmi Dinonaktifkan penugasannya sampai batas waktu yang belum ditentukan |
| Tuntutan Manajemen Klinik | Mendesak dr. Muhammad Iqbal segera memberikan klarifikasi terbuka |
| Langkah Tambahan Klinik | Menyampaikan permohonan maaf terbuka atas ketidaknyamanan publik |
Penonaktifan praktik dr. Muhammad Iqbal oleh manajemen klinik menjadi peringatan keras bagi para praktisi medis untuk senantiasa menjaga muruah, etika, dan batasan moral profesi, baik dalam interaksi klinis sehari-hari maupun saat beraktivitas di ruang digital publik.
(did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo