Gempar Keracunan MBG di Sidoarjo! 94 Santri dilarikan ke RS Siti Hajar, 8 Orang di IGD

Damianus Bram • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 16:52 WIB
ejumlah santri Ponpes Manba’ul Hikam menjalani perawatan di RS Siti Hajar Sidoarjo setelah diduga mengalami keracunan menu MBG. (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com)
ejumlah santri Ponpes Manba’ul Hikam menjalani perawatan di RS Siti Hajar Sidoarjo setelah diduga mengalami keracunan menu MBG. (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com)

 

SOLOBALAPAN.COM — Kasus dugaan keracunan massal kembali menimpa ratusan santri usai menyantap program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sebanyak 94 santri Pondok Pesantren Manba’ul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, terpaksa dilarikan dan mendapat penanganan intensif di Rumah Sakit (RS) Siti Hajar.

Berdasarkan data medis per Rabu (2/9/2026) pukul 15.02 WIB, tercatat sebanyak 33 pasien harus menjalani rawat inap, 53 pasien rawat jalan, serta delapan santri lainnya masih dalam observasi darurat di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Peristiwa pilu tersebut bermula ketika ratusan santri dan santriwati mengonsumsi hidangan menu MBG pada Selasa (1/9/2026) siang.

Beberapa saat setelah makan, para santri mulai mengeluhkan sakit perut, mual, hingga muntah secara bersamaan, sehingga harus dievakuasi ke sejumlah fasilitas kesehatan di Sidoarjo.

Baca Juga: Mencekam! Gadis Asal Solo Disekap, Diancam Senjata Api, dan Dicabuli Barista di Sragen

Penanganan Medis di RS Siti Hajar Sidoarjo

RS Siti Hajar menjadi salah satu rujukan utama yang menampung puluhan santri Ponpes Manba’ul Hikam. Tim medis bergerak cepat memberikan pertolongan pertama guna menstabilkan kondisi para korban.

Sebagian santri yang hanya mengalami gejala ringan diperbolehkan pulang usai mendapatkan obat dan menjalani perawatan jalan. Sejumlah pasien dilaporkan mulai menunjukkan perkembangan positif pada Rabu sore.

Puluhan Santri Masih Dirawat Intensif

Meski sebagian sudah diperbolehkan pulang, puluhan santri lainnya masih membutuhkan pengawasan medis secara ketat.

Sebanyak 33 santri kini dipindahkan ke ruang rawat inap RS Siti Hajar guna pemulihan kondisi fisik. Sementara itu, delapan santri yang mengalami gejala cukup berat masih tertahan di ruang observasi IGD.

"Adapun 53 pasien lainnya tercatat sebagai pasien rawat jalan. Mereka tidak perlu menjalani perawatan inap, tetapi tetap mendapat arahan medis untuk proses pemulihan," rilis laporan medis setempat.

Program MBG Pesantren Jadi Sorotan Publik

Petaka yang menimpa santri Ponpes Manba’ul Hikam Tanggulangin ini mendadak menjadi perhatian publik nasional dan menambah daftar evaluasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan lembaga pendidikan keagamaan.

Hingga saat ini, fokus utama pengelola pesantren dan tim medis difokuskan penuh pada penanganan serta pemulihan kesehatan seluruh santri yang terdampak.(dam)

Editor : Damianus Bram
keracunan massal pondok pesantren keracunan mbg sidoarjo santri