SOLOBALAPAN.COM – Sebuah unggahan video yang memperlihatkan perjuangan berat nan memprihatinkan dari para siswa SD Negeri Oelfab di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), mendadak viral di media sosial pada Rabu (26/8/2026).
Dalam video tersebut, tampak anak-anak berseragam merah-putih berbaris di seberang sungai berarus deras tanpa akses jembatan untuk menyambut kedatangan rombongan pejabat dari Dinas Pendidikan Kabupaten TTU.
Pemandangan tersebut mengundang keprihatinan publik lantaran para siswa dengan kompak menyanyikan yel-yel pembuat haru "Ayo Maju Maju, Jangan Ragu-ragu" di tepi sungai, sementara para perwakilan dinas di seberang sungai tampak ragu melangkah untuk menyeberang.
Baca Juga: Sara Wijayanto Geram Diisukan Cerai dari Demian Aditya: Siap Laporkan Akun Penyebar Fitnah
Harus Berjuang Arungi Sungai dan Medan Terjal 4 Kilometer
Pemilik akun pengunggah pertama video tersebut, Melky Tamelab, menceritakan bahwa jalan sungai berarus deras itu merupakan rute harian yang wajib dilalui anak-anak demi menuntut ilmu. Sungai tersebut merupakan aliran yang melintas di bawah akses Jembatan Aplal.
"Kalau mau ke rumah harus langgar (menyeberangi) kali ini. Kali ini yang mengalir melewati jembatan Aplal," ujar Melky, Rabu (26/8/2026).
Melky menambahkan, perjuangan para siswa SD Negeri Oelfab tidak berhenti setelah berhasil menyeberangi derasnya sungai. Mereka masih harus melanjutkan perjalanan fisik yang sangat berat untuk mencapai bangunan sekolah.
"Lokasi sekolah masih 4 kilometer lagi dari sungai, dengan medan jalan yang terus mendaki dan menanjak," jelasnya.
Akses Jalan Rusak Parah dan Berbahaya
Berdasarkan rekaman video yang beredar, infrastruktur menuju SD Negeri Oelfab terbilang sangat tidak layak.
Selain tidak tersedianya jembatan penyeberangan yang aman, akses jalan darat menuju lokasi sekolah masih didominasi oleh bebatuan lepas yang belum diaspal.
Kondisi jalan terjal dan berbatu tersebut sangat berisiko memicu cedera atau kecelakaan bagi anak-anak yang terpaksa berjalan kaki setiap hari.
Masyarakat berharap dengan viralnya potret memprihatinkan ini, pemerintah daerah maupun pusat segera turun tangan mendirikan jembatan penyeberangan dan membenahi akses jalan menuju SD Negeri Oelfab demi keselamatan para siswa. (dam)
Editor : Damianus Bram