Wow! Kapal Induk Pertama Indonesia Garibaldi Berlayar dari Italia, Diusulkan Bernama KRI Gadjah Mada

Damianus Bram • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:58 WIB
Kapal induk Giuseppe Garibaldi dari Italia akan berganti nama menjadi KRI Gadjah Mada. (Wikipedia)
Kapal induk Giuseppe Garibaldi dari Italia akan berganti nama menjadi KRI Gadjah Mada. (Wikipedia)

 

SOLOBALAPAN.COM – Militer Indonesia telah mencetak sejarah baru dalam modernisasi alutsista laut.

Kapal induk Giuseppe Garibaldi dilaporkan telah resmi memulai pelayarannya dari Italia menuju Indonesia sejak Senin malam (24/8/2026).

Nantinya, kapal induk pertama milik TNI Angkatan Laut ini diusulkan untuk berganti nama menjadi KRI Gadjah Mada.

Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal), Laksamana Pertama TNI Tunggul, mengonfirmasi bahwa penamaan kapal induk tersebut saat ini masih dalam tahap pengajuan secara administratif dan berjenjang.

”Sampai saat ini masih berproses pengajuan nama Garibaldi, berjenjang ke Mabes TNI sampai dengan Mabes Angkatan Laut secara resmi,” terang Laksma TNI Tunggul, dikutip dari JawaPos.com, Rabu (26/8/2026).

Baca Juga: Bawa Peralatan Medis, TNI AD Kirim Kapal Rumah Sakit ADRI XC II BM Bantu Korban Gempa NTT

Rute Pelayaran dan Agenda Singgah

Kepala Biro Informasi Pertahanan (Infohan) Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, membeberkan bahwa pergerakan armada laut utama ini telah sesuai dengan perencanaan awal kementerian.

Dalam perjalanannya menuju Nusantara, kapal induk Giuseppe Garibaldi dijadwalkan melintasi Terusan Suez serta melakukan agenda singgah di dua negara sahabat, yakni Jeddah, Arab Saudi dan Colombo, Sri Lanka.

Menurut jenderal bintang satu TNI AD tersebut, pelayaran dari Colombo akan diteruskan dengan menyesuaikan rencana operasi dan navigasi kapal induk pertama milik Indonesia tersebut.

”Sebelum melanjutkan pelayaran menuju Indonesia, untuk detail rute pelayaran selanjutnya akan menyesuaikan dengan rencana operasi dan navigasi kapal,” jelas Brigjen TNI Rico.

Dikawal Ketat Kapal Fregat dan Uji Coba Puspenerbal

Mengingat tingginya ancaman keamanan di jalur maritim internasional, pelayaran kapal induk ini mendapat pengawalan ketat.

”Selama melintasi Laut Merah-Teluk Aden-Laut Arab, (Garibaldi) akan dikawal oleh beberapa kapal fregat Italia,” kata dia.

Tidak hanya kapal fregat Italia, kapal-kapal fregat milik TNI AL juga akan mengawal kedatangan kapal induk tersebut saat memasuki perairan Indonesia pada pertengahan bulan depan.

”Rencananya akan ada pengawalan minimal 2 KRI fregat Indonesia dan pesawat udara Puspenerbal pada saat memasuki perairan Indonesia,” imbuhnya,

TNI AL juga berencana untuk langsung menggelar uji coba teknis (on-board test) operasional unsur udara di atas geladak kapal induk begitu mendarat di perairan Tanah Air. (dam)

Editor : Damianus Bram
kapal induk kapal giuseppe garibaldi kri gadjah mada tni al