SOLOBALAPAN, JAKARTA — Nama Ario Kiswinar Teguh kembali menyita perhatian publik setelah terlibat perselisihan panas dengan Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, di media sosial pada Senin (24/8/2026).
Perseteruan tersebut bermula dari sindiran terbuka Kiswinar yang menyoroti etika pejabat publik dengan menuding Dahnil mengendarai skuter Vespa tanpa kelengkapan surat resmi alias vespa bodong.
Merasa nama baiknya dicemarkan melalui narasi yang dinilainya sebagai fitnah tak berdasar, Dahnil Anzar pun bereaksi keras dan berencana melaporkan Kiswinar ke pihak kepolisian.
Duduk Perkara Tuduhan Vespa Bodong dan Ancaman Jalur Hukum
Perselisihan ini mencuat ke ruang publik ketika Kiswinar melontarkan kritik tajam kepada figur Dahnil Anzar yang kini mengemban amanah sebagai pejabat negara.
Baca Juga: Kenali Dark Feminine Energy, Sisi Feminin Yang Ternyata Tak Selalu Lembut
Dalam sindirannya, Kiswinar menyoroti penggunaan kendaraan roda dua jenis Vespa yang diduga tidak memiliki dokumen kepemilikan sah saat digunakan di ruang publik.
Menanggapi tudingan tersebut, Dahnil Anzar secara tegas membantah klaim tersebut dan menyebut pernyataan Kiswinar sebagai fitnah yang menyerang kehormatannya.
Dahnil menyatakan kesiapannya untuk membawa perkara ini ke ranah penegakan hukum guna membuktikan keabsahan kendaraannya sekaligus memberikan efek jera terhadap penyebaran informasi yang keliru.
Profil, Karier Seni, dan Kilas Balik Polemik Tes DNA Mario Teguh
Pria kelahiran Jakarta, 29 April 1986 ini dikenal luas sebagai seorang pengajar seni, seniman kertas (paper artist), penulis, serta pengusaha sosial (social entrepreneur).
Kiprah profesionalnya di dunia kreatif tercatat saat ia menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO) Komunitas Pecinta Kertas (PEPA), sebuah inisiatif sosial yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui pengolahan produk berbahan dasar kertas.
Nama Ario Kiswinar pertama kali menghebohkan publik nasional pada tahun 2016 silam saat tampil di program televisi Hitam Putih.
Kala itu, Kiswinar memperjuangkan pengakuan statusnya sebagai anak kandung dari motivator ternama Tanah Air, Sis Maryono Teguh alias Mario Teguh, dari pernikahan terdahulu bersama Aryani Soenarto.
Perseteruan keluarga tersebut sempat berlangsung alot dan menyita perhatian publik ketika Mario Teguh meragukan garis keturunannya.
Namun, polemik status hukum tersebut akhirnya terjawab setelah uji forensik tes DNA secara resmi membuktikan bahwa Kiswinar secara biologis merupakan anak kandung dari sang motivator.
Tabel Pemetaan Profil & Fakta Perseteruan Ario Kiswinar
Guna memberikan pemetaan informasi mengenai biodata profil, rekam jejak profesional, serta duduk perkara perselisihan terkini secara rapi, terstruktur, dan mudah dipahami, berikut adalah rangkuman datanya:
| Parameter Informasi | Detail Fakta & Catatan Profil |
| Nama Lengkap / Panggilan | Ario Kiswinar Teguh / Kiswinar |
| Tempat, Tanggal Lahir | Jakarta, 29 April 1986 |
| Orang Tua | Mario Teguh (Ayah) & Aryani Soenarto (Ibu) |
| Profesi Utama | Guru Seni, Paper Artist, Penulis, & Social Entrepreneur |
| Rekam Jejak Organisasi | Mantan CEO PEPA (Komunitas Pecinta Kertas) |
| Kasus Viral 2016 | Pengakuan anak kandung Mario Teguh (Terbukti valid via Tes DNA) |
| Isu Sorotan Terkini | Berseteru dengan Wamen Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak |
| Materi Perselisihan | Tudingan penggunaan skuter Vespa bodong oleh pejabat publik |
| Respons Dahnil Anzar | Membantah keras, sebut fitnah, & bersiap lapor ke pihak kepolisian |
Perseteruan mengenai legalitas kendaraan skuter ini kini membuka babak baru dalam percakapan publik, sembari masyarakat menantikan kelanjutan langkah hukum yang akan ditempuh oleh kedua belah pihak.
(did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo