SOLOBALAPAN.COM – Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Akhmad Sodiq, mendadak menjadi sorotan nasional usai terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (20/8/2026).
Penangkapan sosok nomor satu di perguruan tinggi negeri ternama Purwokerto ini sangat mengejutkan publik, mengingat ia memiliki rekam jejak akademik yang cemerlang serta deretan penghargaan bergengsi.
Sodiq resmi menjabat sebagai Rektor Unsoed sejak tahun 2022. Sebelum menduduki kursi pimpinan tertinggi universitas, ia telah menempuh perjalanan pendidikan yang amat panjang di bidang ilmu peternakan.
Gelar sarjananya diraih di Fakultas Peternakan Unsoed. Ia kemudian melanjutkan studi magister (S2) di Georg-August University, Jerman, dengan fokus Animal Science. Jenjang doktor (S3) juga berhasil diselesaikannya di Jerman, tepatnya di Kassel University.
Baca Juga: Geger OTT Rektor Unsoed! KPK Amankan 14 Orang dan Ratusan Juta Duit Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
Peraih Satyalancana dan Dosen Berprestasi
Sepanjang berkarier sebagai akademisi, Sodiq telah mengumpulkan berbagai bentuk apresiasi dari instansi pemerintah maupun kampus:
- 2017: Menerima Piagam Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya XX Tahun dari Presiden RI.
- Penghargaan Kampus: Memenangkan Unsoed Award untuk Bidang Pengabdian kepada Masyarakat.
- 2009: Dinobatkan sebagai Dosen Berprestasi I Fakultas Peternakan Unsoed dan Dosen Berprestasi II Tingkat Universitas.
- 2006: Meraih predikat Dosen Berprestasi III Tingkat Universitas dan Dosen Berprestasi I Fakultas Peternakan Unsoed.
Aktif di Organisasi Profesi dan Kemasyarakatan
Selain disibukkan dengan aktivitas mengajar dan meneliti, Sodiq dikenal aktif dalam berbagai struktur organisasi profesi serta keagamaan di Jawa Tengah:
- Dewan Pengawas DPW Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI) Jawa Tengah (serta mantan Ketua Cabang ISPI Jawa Tengah 2).
- Dewan Pakar I Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI).
- Dewan Pembina Asosiasi Sarjana Membangun Desa (SMD) Jawa Tengah.
- Dewan Pembina Keluarga Alumni Fakultas Peternakan Unsoed.
- A'wan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Banyumas.
- Anggota Dewan Kehormatan Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU) Kabupaten Banyumas.
Kini, seluruh deretan prestasi dan rekam jejak mentereng tersebut harus tersangkut kasus hukum setelah KPK mengamankannya dalam dugaan kasus suap penerimaan mahasiswa baru di lingkungan Unsoed. (dam)
Editor : Damianus Bram