SOLOBALAPAN.COM – Penampakan ruang kerja Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mendadak jadi sorotan hangat publik.
Hal ini terjadi usai potongan video yang memperlihatkan ruang kerjanya didekorasi dengan konsep ala bioskop viral di media sosial.
Dalam rekaman video yang beredar, Teddy terlihat melangkah masuk ke dalam ruangan kantornya sembari mengenakan rompi berwarna merah.
Ia lantas disambut oleh sejumlah staf yang tampil unik dengan pakaian dan aksesori mirip petugas bioskop XXI.
Suasana interior ruang kerja tersebut pun bertransformasi total dari kesan kaku perkantoran pemerintah pada umumnya. Sejumlah poster parodi film tampak menghiasi dinding ruangan.
Di antaranya terdapat poster unik bertajuk Mantanku Ternyata CEO Kopdes, Cintaku Bersemi di Sekolah Rakyat, hingga parodi Mission: Impossible. Menariknya, seluruh poster propaganda jenaka tersebut diedit menggunakan wajah Teddy sendiri.
Banjir Kritik Warganet dan Sentilan Dr. Gregory Budiman
Sontak saja, pemandangan dekorasi mewah dan unik di lingkungan instansi pemerintahan tersebut menuai riak reaksi tajam dari netizen.
Publik mempertanyakan urgensi serta sumber anggaran yang dipakai untuk merancang konsep bioskop tersebut.
Kritik pedas salah satunya dilayangkan oleh akun media sosial Threads milik @dr.gregorybudiman. Ia secara terbuka menegaskan bahwa pejabat negara seharusnya mengedepankan skala prioritas kerja di tengah situasi ekonomi bangsa yang masih menantang.
"Di tengah kondisi bangsa yang sedang tidak baik-baik saja, rasanya energi dan waktu sebaiknya lebih banyak dicurahkan untuk hal-hal yang benar-benar menjadi prioritas," tulis @dr.gregorybudiman.
"Mendekorasi setiap lantai kantor dengan konsep berbeda, seperti bioskop dan sebagainya, mungkin terlihat menarik. Tetapi untuk saat ini, apakah itu benar-benar menjadi kebutuhan?" sambungnya.
Desak Seskab Teddy Fokus Tupoksi dan Kebutuhan Rakyat
Lebih lanjut, @dr.gregorybudiman mendesak agar Teddy Indra Wijaya kembali berfokus menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) sebagai Sekretaris Kabinet ketimbang menghamburkan anggaran untuk hal yang dinilai kurang krusial.
"Bekerjalah sesuai tupoksi, fokus pada persoalan yang sedang dihadapi masyarakat, dan gunakan anggaran, waktu, serta tenaga untuk hal-hal yang lebih mendesak. Kita sedang membutuhkan kerja nyata, bukan sekadar tampilan," pungkasnya.
Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak Sekretariat Kabinet maupun Teddy Indra Wijaya terkait klarifikasi sumber dana dan maksud di balik dekorasi bernuansa bioskop yang viral tersebut. (dam)
Editor : Damianus Bram