SOLOBALAPAN.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) resmi meluncurkan kanal komunikasi khusus bagi jajaran pendidik dan guru di seluruh Indonesia.
Fasilitas ini dibuka sebagai wadah resmi untuk menyampaikan keluhan, kritik, temuan lapangan, maupun pengaduan terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan sekolah.
Langkah ini diambil BGN guna memperkuat pengawasan partisipatif sekaligus mendorong transparansi pelaksanaan program pemenuhan gizi anak bangsa.
Para guru dapat melayangkan laporan secara langsung melalui surel resmi di alamat: saluran_gurupicMBG@bgn.go.id.
Kepala BGN, Sudaryono, menggarisbawahi bahwa peran guru sangat krusial lantaran berhadapan langsung dengan para siswa penerima manfaat di sekolah setiap harinya.
Laporan otentik dari para tenaga pendidik dinilai menjadi barometer utama evaluasi kualitas pangan di lapangan.
“Kalau Bapak dan Ibu Guru merasa ada yang perlu disampaikan kepada kami di Badan Gizi Nasional—apakah itu keluhan, komplain, temuan, atau apa pun terkait Program Makan Bergizi Gratis—kami sudah menyiapkan saluran khusus email,” ujar Sudaryono dalam acara daring Kick-off Webinar Literasi Gizi dan Keamanan Pangan, Rabu (12/8/2026).
Baca Juga: Bukan Cuma Penanggung Jawab Kelas! Kepala BGN Instruksikan Guru Ikut Santap Menu MBG Bareng Murid
Komitmen Pemerintahan Terbuka dan Jaminan Keamanan Pangan
Pria yang akrab disapa Mas Dar tersebut menegaskan, pembentukan kanal pengaduan ini merupakan bentuk komitmen BGN dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang responsif dan terbuka terhadap masukan publik.
Seluruh aduan yang masuk melalui email tersebut dipastikan akan dikaji dan ditindaklanjuti secara bertahap demi perbaikan layanan MBG secara berkelanjutan.
“Kami siap menerima masukan, kritikan, aduan, atau apa pun terkait MBG. Kami berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan keterbukaan partisipasi masyarakat,” tegasnya.
Selain sebagai sarana penyampaian aspirasi, keterlibatan aktif para guru diharapkan mampu memagari pelaksanaan MBG agar senantiasa memenuhi standar ketat keamanan pangan (food safety) dan kelayakan nutrisi.
BGN berharap jajaran pendidik di satuan pendidikan dapat menjadi garda terdepan pengawas program sekaligus jembatan komunikasi antara kondisi riil sekolah dengan pengambil kebijakan di tingkat pusat. (dam)
Editor : Damianus Bram