Viral Video Tukang Cukur di Rancabungur Menolak Pasang Bendera Merah Putih, Sebut Belum Merdeka hingga Dibela Warganet

Damianus Bram • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:47 WIB
Tukang cukur tolak pasang bendera jelang kemerdekaan. (Instagram Kabupaten Bogor)
Tukang cukur tolak pasang bendera jelang kemerdekaan. (Instagram Kabupaten Bogor)

 

SOLOBALAPAN.COM – Aksi adu mulut antara seorang tukang cukur dengan jajaran aparat kecamatan setempat mendadak viral dan memicu perdebatan hangat di media sosial.

Pria penyedia jasa potong rambut tersebut menolak mengibarkan bendera merah putih menjelang peringatan Hari Kemerdekaan RI lantaran mempertanyakan makna kemerdekaan itu sendiri.

Peristiwa yang menyita perhatian publik itu diketahui terjadi di wilayah Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Berdasarkan rekaman video yang beredar, insiden bermula saat seorang wanita yang diduga Camat Rancabungur menyambangi tempat kerja tukang cukur tersebut untuk mengimbau pemasangan bendera.

"Beli dong, masa tidak sanggup beli? Saya sudah ngasih banyak," ujar wanita dalam rekaman video tersebut, dikutip Rabu (12/8/2026).

"Banyak apa?" sahut sang tukang cukur santai sembari terus beraktivitas.

Baca Juga: Kabar Bahagia untuk Bobotoh! Sengketa Robert Rene Alberts Tuntas, Persib Bandung Resmi Bebas dari Sanksi FIFA Registration Ban

Dicecar Pegawai Kecamatan, Beri Jawaban Menohok

Tak berhenti di situ, pada potongan video berikutnya terlihat seorang pria yang diduga staf atau pegawai Kecamatan Rancabungur kembali mendatangi sang tukang cukur dengan merekam kamera ponsel. Ia cecar pria tersebut mengenai alasan enggan mengibarkan Sang Saka Merah Putih.

"Alasan abang enggak pasang bendera apa?" Tanya pria tersebut.

"Alasannya?" tanya balik tukang cukur itu.

"Iya. Abang, ini kan udah merdeka, abang disuruh pasang bendera sama ibu camat loh," kata perekam video.

"Kata siapa udah merdeka?" jawab tukang cukur itu sambil berlalu.

Jawaban tersebut membuat oknum pegawai kecamatan makin naik pitam dan terus mencecar.

"Ya jawab, emang kata situ belum merdeka? Alasan belum merdeka apa?" serunya.

Netizen Pasang Badan dan Pertanyakan Sikap Petugas

Unggahan video tersebut langsung memanen puluhan ribu tanggapan dari warganet.

Alih-alih merujuk pada sang tukang cukur, mayoritas netizen justru memberikan pembelaan terbuka dan menilai tindakan aparat kecamatan terlalu represif serta mengganggu warga yang tengah mengadu nasib.

Sejumlah akun melontarkan komentar bernada sindiran pedas terkait realitas sosial dan ekonomi saat ini.

"Orang sedang bekerja cari nafkah saja diganggu, masih nanya alasan kenapa belum merdeka," tulis akun @aliftaftazani di kolom komentar.

"Apanya yang merdeka, lagi cari uang saja masih diganggu instansi negara," timpal akun @akhmaluhuy.

Hingga saat ini, video perdebatan tersebut masih menjadi perbincangan hangat di berbagai platform digital, memicu wacana publik mengenai batas antara imbauan nasionalisme dan kenyamanan masyarakat kecil dalam beraktivitas. (dam)

Editor : Damianus Bram
viral bendera merah putih video viral merdeka tukang cukur