Ombak Besar Terjang Pantai Gesing Gunungkidul, Perahu Nelayan Rusak dan Terseret

Andi Aris Widiyanto • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:48 WIB
Gelombang tinggi hingga 4 meter menghantam Pantai Gesing Gunungkidul, Selasa (11/8/2026). (istimewa)
Gelombang tinggi hingga 4 meter menghantam Pantai Gesing Gunungkidul, Selasa (11/8/2026). (istimewa)

 

GUNUNGKIDUL, SOLOBALAPAN.COM – Gelombang tinggi menghantam sejumlah kawasan pesisir Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa (11/8/2026). Salah satu lokasi yang terdampak adalah Pelabuhan Pantai Gesing, di mana sejumlah perahu nelayan mengalami kerusakan akibat terjangan ombak.

Kondisi laut di pesisir selatan Gunungkidul terpantau cukup ekstrem. Tinggi gelombang di perairan selatan DIY diperkirakan mencapai 2,5 hingga 4 meter. Berdasarkan klasifikasi BMKG, ketinggian tersebut masuk kategori tinggi.

Gelombang besar tersebut tidak hanya membuat aktivitas nelayan terganggu, tetapi juga berdampak pada sejumlah fasilitas dan perahu yang berada di kawasan pesisir.

Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah II Pantai Baron, Marjono, membenarkan bahwa gelombang tinggi turut menerjang kawasan Pelabuhan Gesing.

Baca Juga: Siapa Choi San ATEEZ? Curi Perhatian di Duel Man City vs Atletico Madrid, Tendang Bola Hingga Joget Dada di Lapangan

Akibat gelombang tinggi tersebut mengakibatkan sejumlah perahu di Gesing rusak dan saat ini masih dalam pendataan.

Selain di Gesing, gelombang tinggi juga berdampak pada kawasan Pantai Baron. Sejumlah perahu di lokasi tersebut bahkan sempat terseret ombak dan ada yang tenggelam sebelum akhirnya berhasil dievakuasi.

Gelombang Tinggi Belum Menjadi Puncak

Kondisi laut di pesisir Gunungkidul masih perlu diwaspadai. Tim SAR menyebut gelombang yang terjadi pada Selasa belum tentu menjadi kondisi terburuk.

Meskipun ketinggian gelombang dilaporkan mulai mengalami penurunan, potensi gelombang tinggi masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan.

BMKG mengingatkan potensi gelombang 2,5-4 meter di perairan selatan DIY hingga 15 Agustus 2026. Masyarakat yang beraktivitas di kawasan pesisir maupun perairan diminta meningkatkan kewaspadaan.

Kondisi tersebut menjadi perhatian khusus bagi nelayan dan pemilik usaha di kawasan pantai. Perahu dan berbagai peralatan yang berada dekat garis pantai perlu diamankan untuk mengantisipasi terjangan gelombang susulan.

Wisatawan Diminta Tak Mendekati Bibir Pantai

Ancaman gelombang tinggi juga perlu menjadi perhatian wisatawan yang berkunjung ke pantai-pantai Gunungkidul.

Ombak besar dapat datang secara tiba-tiba dan memiliki energi kuat, terutama di kawasan yang langsung berhadapan dengan laut lepas. Karena itu, wisatawan sebaiknya tidak mendekati bibir pantai, karang, maupun lokasi yang telah dinyatakan berbahaya.

Masyarakat juga diminta tidak memaksakan diri melakukan aktivitas di laut selama kondisi gelombang masih tinggi.

Dengan potensi gelombang hingga 4 meter, keselamatan nelayan, wisatawan, maupun warga yang beraktivitas di sekitar pesisir harus menjadi prioritas.

Baca Juga: Promosi Miras Newport Bermodus Hafalan Alquran di The Sounds Project Tuai Kecaman, Netizen Incar Kantor OT Grup Cengkareng

Hingga kini, pendataan terhadap kerusakan perahu di kawasan Gesing masih dilakukan. Sementara itu, masyarakat diminta mengikuti informasi terbaru dari BMKG dan petugas SAR sebelum melakukan aktivitas di kawasan pesisir Gunungkidul. (an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
Sumber : solobalapan.com
pantai Gesing pantai selatan gelombang tinggi pelabuhan bmkg