Viral! 'Challenge' Baca Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di The Sounds Project Jadi Sorotan, MC Buka Suara

Damianus Bram • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:10 WIB
Viral Tayangan Video Memperlihatkan Booth Alkohol Adakan Promosi Dapat Sebotol Miras Sumber. dok.kolase tvOnenews.com/ @infojawabarat
Viral Tayangan Video Memperlihatkan Booth Alkohol Adakan Promosi Dapat Sebotol Miras Sumber. dok.kolase tvOnenews.com/ @infojawabarat

 

SOLOBALAPAN.COM – Jagat media sosial dihebohkan oleh beredarnya potongan video kontroversial yang memperlihatkan aksi challenge tak terpuji di arena festival musik.

Dalam video yang viral di platform Instagram dan Threads tersebut, lantunan ayat suci Al-Qur'an dari Surah Ad-Dhuha mendadak dijadikan syarat untuk mendapatkan hadiah satu botol minuman beralkohol (miras) merek Newport.

Insiden berbau penistaan agama tersebut diketahui terjadi di salah satu booth sponsor acara festival musik The Sounds Project yang digelar di kawasan Jakarta Utara pada Minggu (9/8/2026) pekan lalu.

Aksi yang dinilai merendahkan simbol agama tersebut memicu gelombang kemarahan luas dari publik dan tokoh masyarakat.

Seorang warganet dengan akun @hilmifirdausi, melalui akun media sosialnya menegaskan bahwa tindakan mempromosikan miras dengan menukar ayat Al-Qur'an sudah melampaui batas.

“Untuk brand miras Newport, kalian sudah kelewatan, membuat promosi hafal ayat Al-Qur'an ditukar sama miras. Segera klarifikasi dan minta maaf. Ini sudah masuk ranah penistaan agama!” tegas @hilmifirdausi dalam unggahan ulangnya.

Merespons polemik yang meluas, Majelis Ulama Indonesia (MUI) turut memberikan sikap tegas. MUI menilai challenge tersebut sudah di luar batas toleransi moral dan etika beragama sehingga patut diproses secara hukum.

Baca Juga: Ditangkap Usai Minum Miras di Majalaya, Taufik Hidayat Bantah Tak Gunting Bibir Wanita Korban Penyekapan Bandung

POV dan Klarifikasi MC: Sebut Aksi Spontan Pengunjung

Merekap ramainya desakan hukum dari warganet, Ega (pemilik akun Threads @aqueer_), yang bertindak sebagai Master of Ceremony (MC) di booth tersebut, akhirnya menyampaikan permohonan maaf terbuka dan mengklarifikasi kronologi kejadian berdasarkan sudut pandangnya (Point of View/POV).

Ega menegaskan bahwa tantangan membaca ayat suci tersebut bukan bagian dari konsep acara resmi yang dirancang oleh brand maupun panitia.

Saya Ega, selaku MC booth Newport pada Minggu, 9 Agustus 2026, memohon maaf atas kejadian yang terjadi saat acara berlangsung. Kejadian tersebut merupakan aksi spontan audiens dan tidak terkait dengan pihak Newport. Saya mengakui kelalaian dalam mengendalikan situasi dan menjadikannya pembelajaran untuk lebih sigap ke depannya,” tulis Ega di akun Threads pribadinya.

OV MC brand Newport soal hafalan Ad-Dhuha tukar sebotol miras Sumber : Threads/aqueer_
OV MC brand Newport soal hafalan Ad-Dhuha tukar sebotol miras Sumber : Threads/aqueer_

Guna memperkuat penjelasannya, Ega melampirkan bukti rekaman video situasi di lapangan.

Dalam video tersebut, terlihat seorang pengunjung perempuan mengenakan pakaian putih secara mendadak mengambil mik dari tangan MC dan melontarkan pemicu sayembara.

"Yang penting balance, yang bisa Ad-Dhuha gua bayarin satu botol," ucap wanita berbaju putih tersebut di hadapan pengunjung booth.

Tak disangka, terdapat salah satu audiens yang merespons tantangan tersebut dan melafalkan Surah Ad-Dhuha dengan lancar hingga akhirnya diberi hadiah miras.

Kendati menyebut aksi itu di luar kendalinya, Ega tetap menyampaikan penyesalan mendalam lantaran dinilai gagal mengontrol dinamika panggung sesuai standar prosedur operasional (SOP).

Hingga kini, gelombang kecaman publik masih membanjiri akun-akun terkait. Warganet terus mendesak pihak kepolisian serta promotor festival untuk mengusut tuntas pihak-pihak yang terlibat dalam insiden tersebut agar memberikan efek jera. (dam)

Editor : Damianus Bram
Surah Ad-Dhuha Newport minuman keras miras the sounds project