Panglima Jilah Sambangi Rumah Jokowi di Solo, Undang Hadiri Pertemuan Adat Dayak 22 Agustus

Antonius Christian • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 15:21 WIB
Panglima Jilah mendatangi kediaman Jokowi di Solo untuk mengundang Presiden ke-7 RI itu menghadiri pertemuan adat Dayak pada 22 Agustus. Antonius Christian/solobalapan.com)
Panglima Jilah mendatangi kediaman Jokowi di Solo untuk mengundang Presiden ke-7 RI itu menghadiri pertemuan adat Dayak pada 22 Agustus. Antonius Christian/solobalapan.com)

SOLO, SOLOBALAPAN.COM – Komandan Pasukan Merah Dayak, Panglima Jilah, menyambangi kediaman Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Solo, Senin (10/8/2026) pagi.

Kedatangan Panglima Jilah kali ini membawa agenda khusus. Ia datang untuk menyampaikan undangan kepada Jokowi agar menghadiri pertemuan adat masyarakat Dayak yang dijadwalkan berlangsung pada 22 Agustus mendatang.

Usai bertemu Jokowi, Panglima Jilah menegaskan kunjungannya tidak berkaitan dengan agenda politik maupun rencana kegiatan Jokowi lainnya.

Menurutnya, pertemuan tersebut murni berkaitan dengan agenda adat masyarakat Dayak.

"Ini khusus acara adat saja. Tidak ada sangkut-pautnya dengan agenda Bapak (Jokowi) keliling. Ini memang khusus acara adat," kata Jilah seusai menemui Jokowi.

Baca Juga: Kenapa Tumpeng Selalu Ada di Perayaan Kemerdekaan? Ini Makna dan Filosofi di Baliknya

Bakal Dihadiri Lebih dari 20 Ribu Orang

Panglima Jilah mengungkapkan, acara adat yang akan digelar pada 22 Agustus tersebut diperkirakan menjadi salah satu pertemuan besar masyarakat Dayak.

Ia menyebut jumlah peserta yang hadir diperkirakan mencapai lebih dari 20 ribu orang.

Pertemuan itu nantinya menjadi momentum berkumpulnya masyarakat Dayak dari berbagai daerah dalam sebuah agenda yang sarat dengan nilai adat dan budaya.

Jilah mengatakan Jokowi sengaja diundang karena memiliki kedekatan dengan masyarakat Dayak.

Selain hubungan tersebut, masyarakat Dayak juga menilai Jokowi memiliki perhatian terhadap pembangunan di sejumlah wilayah Kalimantan selama dua periode menjabat sebagai presiden.

"Kecintaan masyarakat Dayak dengan beliau. Sama beliau menjadi presiden, beliau banyak membangun kita juga di sana. Itu saja," ujarnya.

Jokowi Disebut Sudah Konfirmasi Hadir

Jilah juga memastikan Jokowi telah memberikan konfirmasi terkait kehadirannya dalam agenda adat tersebut.

Kepastian itu diperoleh setelah Panglima Jilah bertemu langsung dengan Jokowi di kediamannya.

"Tanggal 22 Agustus. Sudah konfirmasi hadir," kata Jilah.

Kehadiran Jokowi nantinya diperkirakan menjadi salah satu momen penting dalam acara tersebut, mengingat hubungan mantan kepala negara itu dengan masyarakat Kalimantan dan komunitas Dayak.

Bicara Rencana Film Bersama Jokowi

Baca Juga: Dari London ke Como 1907! Trevoh Chalobah Pamit dari Chelsea Usai Hampir 2 Dekade Mengabdi

Selain menyampaikan undangan acara adat, Panglima Jilah juga sempat menyinggung rencana keterlibatan Jokowi dalam sebuah proyek film yang sebelumnya telah mencuat ke publik.

Menurutnya, rencana tersebut masih berjalan dan belum dihentikan.

"Ini tetap berlanjut. Karena kita tergantung kesepakatan kita memulainya. Sampai saat ini prosesnya tetap berjalan, casting-casting tetap," ungkapnya.

Meski demikian, Jilah belum menjelaskan secara rinci mengenai konsep film tersebut, termasuk jadwal dimulainya proses produksi maupun peran yang akan dimainkan Jokowi.

Ia hanya memastikan komunikasi dan berbagai persiapan untuk proyek tersebut masih berlangsung.

Kunjungan Berlangsung Singkat

Pertemuan Panglima Jilah dengan Jokowi di kediaman Solo berlangsung singkat. Setelah menyampaikan undangan sekaligus sejumlah informasi terkait agenda masyarakat Dayak, Jilah kemudian meninggalkan kediaman Jokowi.

Agenda pertemuan adat pada 22 Agustus mendatang kini menjadi perhatian, terutama karena diperkirakan akan dihadiri puluhan ribu masyarakat Dayak.

Kehadiran Jokowi, yang telah dikonfirmasi oleh Panglima Jilah, juga diprediksi akan menjadi salah satu sorotan dalam perhelatan tersebut. (atn/an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
Sumber : solobalapan.com
Panglima Jilah Kediaman presiden ke-7 RI pertemuan adat masyarakat Dayak Komandan Pasukan Merah jokowi