Sampaikan "Hijrah dari Kebisingan" di Medsos, Dokter Tifa Pilih Tinggalkan Polemik Isu Ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo

Damianus Bram • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 10:10 WIB
Dokter Tifa (Tifauzia Tyassuma) resmi menyatakan "hijrah" dari polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan memilih fokus kembali ke dunia kesehatan. (Dok. JawaPos.com)
Dokter Tifa (Tifauzia Tyassuma) resmi menyatakan "hijrah" dari polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan memilih fokus kembali ke dunia kesehatan. (Dok. JawaPos.com)

 

SOLOBALAPAN.COM – Tifauzia Tyassuma atau yang akrab disapa Dokter Tifa mengumumkan keputusannya untuk menyudahi keterlibatannya dalam polemik isu ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi). 

Setelah kurang lebih satu tahun aktif mengawal isu tersebut, ia kini memilih untuk berfokus kembali pada profesinya di bidang keilmuan dan kesehatan.

Pernyataan "hijrah" tersebut disampaikan secara terbuka melalui video unggahan di akun X miliknya, @DokterTifa, serta tayangan di kanal YouTube @TifauziaTyassumaOfficial.

Dalam unggahannya yang diberi judul "Hijrah dari Kebisingan, Bukan Hijrah dari Kebenaran", Dokter Tifa menegaskan bahwa langkah mundur dari perbincangan publik ini bukan bentuk kekalahan atau penghentian pencarian kebenaran.

"Pilihan hijrah dari isu ijazah bukanlah mundur, melainkan keputusan sadar bahwa kebenaran tidak selalu harus dimenangkan dengan keributan, melainkan cukup ditinggalkan sebagai jejak," tulis Dokter Tifa dalam keterangan resminya, dikutip Jumat (7/8/2026).

Baca Juga: Panas Isu Pergantian Kapolri di Medsos! Mensesneg Prasetyo Hadi dan DPR RI Pastikan Hoaks

Sebut Tugas Keilmuan Sudah Tunai

Lebih lanjut dalam tayangan YouTube miliknya bertajuk "Dokter Tifa Pilih Hijrah, Tugas soal Ijazah Sudah Tunai, Kini Kembali ke Dunia Kesehatan", ia merasa perannya sebagai peneliti dan ilmuwan yang mengamati persoalan tersebut telah selesai dijalankan.

Ia menilai kontribusi serta pandangan yang telah disampaikan ke publik selama ini sudah memadai dari kapasitas dirinya.

"Ini menjadi momentum bagi saya untuk memerdekakan diri saya sendiri dari persoalan polemik ijazah. Terkait dengan persoalan ijazah, bagian saya sudah saya tunaikan, jadi sudah cukup untuk saya," tuturnya.

Tetap Bersedia Jadi Saksi dan Ahli di Pengadilan

Meski memilih untuk menghentikan wacana dan narasi di ruang publik, Dokter Tifa menyatakan dirinya tetap terbuka untuk memberikan keterangan secara hukum apabila dibutuhkan oleh pihak berwenang.

Ia memastikan siap kooperatif jika dipanggil sebagai saksi maupun ahli dalam proses persidangan yang berkaitan dengan sengketa ijazah tersebut.

"Saya insyaallah akan terus bersedia menjadi ahli maupun saksi fakta bagi pengadilan-pengadilan yang menyidangkan kasus ijazah ini," tegasnya.

Dengan keputusan ini, Dokter Tifa menyalurkan kembali energi dan aktivitas keilmuannya ke dunia kesehatan serta riset medis yang menjadi bidang kepakarannya. (dam)

Editor : Damianus Bram
Presiden ke-7 RI joko widodo Dokter Tifa ijazah jokowi