Skema Baru Bansos PKH dan BPNT: Kemensos Uji Coba Pencairan Lewat 900 Kopdes Merah Putih

Damianus Bram • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 11:09 WIB
Ilustrasi kopdes merah putih. (Dok. Radar Jombang)
Ilustrasi kopdes merah putih. (Dok. Radar Jombang)

 

SOLOBALAPAN.COM – Kementerian Sosial (Kemensos) bersiap menguji coba skema baru dalam penyaluran Bantuan Sosial (Bansos).

Pemerintah berencana menunjuk Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih atau KDMP sebagai salah satu titik pencairan bantuan.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengungkapkan bahwa pada tahap awal, uji coba pencairan ini akan dijajaki di 900 titik Kopdes Merah Putih yang tersebar di berbagai wilayah.

Langkah strategis ini merupakan bentuk implementasi dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025.

"Karena sekarang sudah mulai proses penyaluran triwulan 3, nanti akan kita lihat dan simulasikan. Kita coba dulu penyaluran di 900 titik KDMP yang sudah siap beroperasi. Yang melayani nantinya adalah agen-agen dari perbankan," ujar Gus Ipul.

Baca Juga: Viral Video Lokasi Kopdes Sidodadi Malang di Tepi Telaga Tanpa Akses Jalan, Ini Klarifikasi Kepala Desa

Mekanisme Pencairan: Bank Himbara Buka Agen di Kopdes

Selama ini, akses pencairan bansos bertumpu pada jaringan Bank Himbara (BNI, BRI, Mandiri, BSI) dan PT Pos Indonesia. Uji coba di gerai Kopdes Merah Putih ini bertujuan untuk mendekatkan titik layanan langsung ke tingkat desa.

Meskipun pencairan dilakukan di lokasi koperasi, Kemensos memastikan regulasi utama tidak mengalami perubahan. Bank Himbara tetap memegang penuh data serta verifikasi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan menempatkan agen perbankan resmi di gerai Kopdes.

Adapun bansos yang masuk dalam skema simulasi ini mencakup:

"KDMP itu posisinya di desa, sehingga penerima manfaat tidak perlu jauh-jauh dan bisa lebih mudah mengakses," jelas Gus Ipul.

Gus Ipul menambahkan, saat ini ada dua opsi mekanisme operasional yang disiapkan:

Peran PT Pos Tetap Vital untuk Layanan Khusus

Hadirnya Kopdes Merah Putih dipastikan tidak menggeser peran PT Pos Indonesia. BUMN penyedia jasa logistik ini tetap memegang peran krusial, khususnya untuk wilayah dan kelompok sasaran tertentu.

Layanan antar langsung ke rumah (door-to-door) oleh PT Pos tetap berjalan bagi masyarakat di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), serta penerima manfaat dengan kondisi khusus seperti lansia dan penyandang disabilitas berat.

Integrasi 4 Rencana Strategis Kemensos di Desa

Pemanfaatan Kopdes Merah Putih menjadi bagian dari empat rencana strategis Kemensos untuk menggerakkan roda perekonomian warga desa:

Pengintegrasian ini sejalan dengan agenda pemerintah dalam mempercepat operasionalisasi Peraturan Presiden (Perpres) KDMP, yang diproyeksikan menjadi pusat logistik, infrastruktur, dan layanan pemerintahan desa. (dam)

Editor : Damianus Bram
Sumber : jawapos.com
Kopdes Merah Putih pkh bansos kemensos bpnt