SOLOBALAPAN, VIRAL — Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya foto perayaan ulang tahun mantan Ketua DPR RI, Setya Novanto.
Dalam foto yang diunggah akun TikTok @perspektifpolitiks, pria yang akrab disapa Setnov tersebut tampak merayakan hari jadinya dengan kue ulang tahun berkonsep grup vokal asal Korea Selatan, BTS.
Sontak, momen tersebut mencuri perhatian dan menjadi perbincangan hangat warganet, mengingat rekam jejak Setnov sebagai salah satu figur politik kontroversial yang pernah terjerat kasus korupsi proyek e-KTP.
Perjalanan Hidup: Berjuang dari Bawah Hingga Puncak Karier Politik
Lahir di Bandung pada 12 November 1955, perjalanan hidup Setya Novanto sebelum menembus lingkaran utama politik nasional terbilang penuh warna.
Untuk membiayai studinya di Universitas Widya Mandala Surabaya, ia pernah melakoni berbagai pekerjaan kasar, mulai dari berjualan beras, menjadi sopir, hingga pembantu rumah tangga.
Parasnya yang rupawan juga sempat membawanya ke dunia modeling hingga menyabet gelar Pria Tampan Surabaya pada tahun 1975. Setelahnya, ia melanjutkan studi S1 Ekonomi di Universitas Trisakti Jakarta.
Karier politiknya di Partai Golkar membentang sejak era Orde Baru:
-
Anggota DPR RI: Terpilih secara beruntun sejak tahun 1999.
-
Ketua DPR RI: Dijabat pada periode 2014–2017.
-
Ketua Umum Golkar: Memimpin partai berlambang pohon beringin tersebut pada periode 2016–2017.
Dari pernikahan keduanya dengan Deisti Astriani Tagor, salah satu putranya, Gavriel Putranto Novanto, kini mengikuti jejak sang ayah sebagai anggota Komisi I DPR RI periode 2024–2029 mewakili Dapil NTT II.
Kontroversi Mega Proyek e-KTP dan Pembebasan Bersyarat
Nama Setya Novanto menjadi pusat perhatian nasional saat KPK menetapkannya sebagai tersangka dalam perkara korupsi proyek pengadaan e-KTP senilai Rp5,9 triliun.
Perjalanan kasus ini diwarnai berbagai drama populer di ruang publik, seperti selentingan "Papa Minta Saham", aksi menghilang dari penjemputan paksa KPK, hingga insiden mobil menabrak tiang listrik yang melahirkan julukan "Papa Tabrakan".
Pada tingkat Pengadilan Tipikor, Setnov dijatuhi vonis 15 tahun penjara, denda Rp500 juta, kewajiban membayar uang pengganti 7,3 juta dolar AS, serta pencabutan hak politik selama 5 tahun.
Perjalanan Hukum & Bebas Bersyarat:
Setya Novanto mengajukan Peninjauan Kembali (PK) ke Mahkamah Agung. Melalui putusan PK Nomor 32 PK/Pid.Sus/2020 tertanggal 4 Juni 2025, MA mengabulkan permohonannya dan memotong masa hukuman menjadi 12 tahun 6 bulan penjara.
Setelah memenuhi syarat administratif dan substantif, Setnov resmi memperoleh Pembebasan Bersyarat (PB) dari Lapas Kelas I Sukamiskin pada 16 Agustus 2025.
Tabel Pemetaan Profil & Rekam Jejak Setya Novanto
Guna memberikan pemetaan informasi mengenai latar belakang, perjalanan karier, hingga riwayat hukum secara rapi, terstruktur, dan mudah dipahami, berikut adalah rangkuman datanya:
| Komponen Profil | Detail Informasi & Catatan Rekam Jejak |
| Nama Lengkap | Setya Novanto |
| Tempat, Tanggal Lahir | Bandung, Jawa Barat, 12 November 1955 |
| Latar Belakang Studi | Universitas Widya Mandala Surabaya & S1 Ekonomi Universitas Trisakti |
| Puncak Jabatan Politik | Ketua DPR RI (2014–2017) & Ketua Umum Partai Golkar (2016–2017) |
| Kasus Hukum Utama | Korupsi Pengadaan e-KTP (Anggaran Proyek Rp5,9 Triliun) |
| Vonis Awal / Putusan PK | 15 Tahun Penjara Dipotong MA menjadi 12 Tahun 6 Bulan Penjara |
| Status Hukum Terkini | Bebas Bersyarat dari Lapas Sukamiskin sejak 16 Agustus 2025 |
| Momen Viral | Perayaan ulang tahun bertema BTS bersama keluarga |
Foto perayaan ulang tahun bertema K-Pop tersebut menjadi dinamika baru dari sosok Setya Novanto yang kini telah kembali ke tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pembinaan hukumnya.
(did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo