SOLO – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kembali memamerkan manuver politiknya di Jawa Tengah. Sejumlah figur berpengaruh, mulai dari praktisi hukum, relawan senior, hingga lingkaran inti keluarga Presiden ke-7 RI Joko Widodo, resmi berlabuh dan menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) PSI dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kota Solo, akhir pekan lalu.
Ketua DPW PSI Jawa Tengah, Antonius Yogo Prabowo, menegaskan bahwa masuknya para tokoh baru ini menjadi amunisi segar untuk memperkuat mesin partai di wilayah basis Jawa Tengah.
"Ada pengacara Mas Badruz Zaman, lalu Bu Baningsih Tedjokartono yang merupakan relawan Bapak Jokowi sejak 2014-2019. Kemudian ada juga Mas Anjas Wijanarko, adik kandung Ibu Iriana Jokowi, yang hari ini resmi bergabung dan kami serahkan KTA-nya. Tadi juga dilakukan pemakaian jaket PSI secara simbolis kepada Mas Anjas," ungkap Yogo.
Baca Juga: Mengenal Istilah-Istilah yang Sering Digunakan di Dunia Perkeretaapian
Masuknya adik ipar Jokowi tersebut dinilai semakin mempertegas arah dan kekuatan konsolidasi PSI yang makin tak terpisahkan dari trah politik keluarga Sumber.
Kaesang Deklarasi Maju Dapil V Jateng pada Pileg 2029
Kejutan lain mengemuka dalam forum Rakorda tersebut. Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, secara resmi mengumumkan kesiapannya untuk bertarung sebagai Bakal Calon Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) V Jawa Tengah—meliputi Kota Surakarta, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Klaten—pada Pemilu Legislatif 2029 mendatang.
Yogo mengaku keputusan mendadak Kaesang tersebut cukup mengejutkan jajaran internal. Namun, DPW PSI Jateng langsung menyambutnya sebagai angin segar guna mendongkrak militansi kader di akar rumput.
"Jujur kami kaget karena baru di momentum ini Mas Ketum Kaesang menyatakan maju Pileg 2029. Ini hal yang sangat positif bagi kerja-kerja politik, khususnya di Dapil V Jawa Tengah," tegas Yogo.
Guna mengamankan langkah sang ketua umum, PSI Jateng menginstruksikan percepatan konsolidasi hingga tingkat struktur terkecil di tingkat RT dan RW.
"Instruksi kami memenangkan Kaesang di Dapil V itu mutlak, ini marwah partai. Ketua umum kami sudah mendeklarasikan diri, maka tidak ada kata lain selain bekerja keras untuk memenangkan beliau," kata Yogo dengan nada optimistis.
Siap Hadapi 'Kandang Banteng' dan Nama Besar Puan Maharani
Keputusan Kaesang maju dari Dapil V Jateng dipastikan bakal menyajikan pertarungan politik yang sengit. Dapil ini dikenal sebagai "Dapil Neraka" sekaligus basis tradisional PDI Perjuangan yang kerap dihuni politisi kawakan, termasuk Puan Maharani.
Saat disinggung mengenai potensi benturan elektoral dengan nama besar Puan Maharani dan dominasi trah Banteng di wilayah Soloraya, Yogo memilih bersikap diplomatis dan berfokus pada diferensiasi figur muda yang diusung partainya.
Baca Juga: Mengenal Kereta Ukur Milik PT KAI, Penjaga Keselamatan Jalur Perkeretaapian
"Kami hari ini fokus pada bacaleg kami, Mas Kaesang sebagai ketua umum. Mudah-mudahan ini menjadi hal yang baik dan disambut positif oleh masyarakat, bahwa ada sosok anak muda yang siap membawa perubahan di Dapil V Jawa Tengah," pungkasnya. (an)
Editor : Andi Aris WidiyantoSumber : solobalapan.com