Tegaskan BGN Tak Anti Kritik! Kepala BGN Sudaryono Ajak Masyarakat Kawal Program MBG Secara Objektif

Damianus Bram • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 09:39 WIB
Sudaryono resmi ditunjuk sebagai kepala BGN menggantikan Nanik S. Deyang. (Dimas Choirul/JawaPos.com)
Sudaryono resmi ditunjuk sebagai kepala BGN menggantikan Nanik S. Deyang. (Dimas Choirul/JawaPos.com)

SOLOBALAPAN.COM – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru, Sudaryono, meminta masyarakat dan pengguna media sosial untuk tidak menjadikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekadar komoditas pendorong popularitas demi mengejar perhatian publik.

Menurutnya, kritik terhadap program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut merupakan hal yang sah dan dibutuhkan. Namun, masukan yang disampaikan harus berlandaskan fakta lapangan, bukan rumor atau berita bohong (hoaks).

"Saya minta, saya mohon... saya paham MBG ini tema besar yang ramai di mana-mana, baik di media maupun sosmed," kata Sudaryono di Kantor BGN, Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Eks Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) itu mengakui bahwa isu MBG sangat seksi dan mudah menarik perhatian masyarakat. Situasi ini acap kali dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk memproduksi narasi sensasional agar lekas viral.

Meski demikian, Sudaryono menegaskan BGN tidak keberatan jika sebuah informasi menjadi perbincangan hangat, asalkan kabar yang dimuat mengandung kebenaran.

"Se-viral apa pun enggak ada masalah, tapi saya ingin yang diposting adalah kebenaran. Kalau ada pelanggaran di lapangan dan itu memang benar terjadi, silakan diberitakan," tegasnya.

Baca Juga: Ditunjuk Prabowo Jadi Kepala BGN Gantikan Nanik S Deyang, Sudaryono Ngaku Tangannya Dingin

Inspirasi Pengawasan Objektif Tanpa Sabotase

Pria asal Grobogan, Jawa Tengah itu mengingatkan bahaya laten dari penyebaran informasi keliru terkait Program MBG.

Narasi fitnah, misinterpretasi yang disengaja, hingga potensi sabotase dinilai dapat merugikan misi besar perbaikan gizi anak-anak Indonesia.

"Jangan sampai ada hoaks, ada fitnah, atau disengaja melakukan misinterpretasi. Bahkan, mohon maaf kasarannya, tindakan sabotase dan sejenisnya. Please-lah, ini demi anak-anak kita," imbaunya.

Sudaryono menjamin BGN bukan lembaga yang anti kritik. Pihaknya siap membuka diri terhadap masukan, dengan syarat pengawasan dilakukan secara objektif dan terukur.

"Kita ini kerja bareng untuk masyarakat. Saya mohon kepada teman-teman media dan publik untuk menilai secara arif dan benar," tuturnya.

Ia menambahkan, BGN tidak akan berupaya menutupi kekurangan maupun kendala teknis yang ditemui dalam pelaksanaan operasional MBG. Kendati begitu, setiap narasi yang dilontarkan ke ruang publik harus bisa dipertanggungjawabkan.

"Kami tidak menutupi kalau ada masalah, tapi please jangan menyebarkan berita yang tidak benar," pungkas Sudaryono. (dam)

Editor : Damianus Bram
Sumber : jawapos.com
Sudaryono Kepala BGN Makan Bergizi Gratis BGN Mbg