Rekam Jejak Iskandar Kunaefi dari Bos Persib Bandung Kini Jadi Dirut Pos Indonesia, Putra Eks Gubernur Jabar

Didi Agung Eko Purnomo • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 16:00 WIB
Iskandar Kunaefi.
Iskandar Kunaefi.

SOLOBALAPAN, EKONOMI — Badan Pengaturan BUMN secara resmi menunjuk M. Iskandar Kunaefi sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Pos Indonesia (Persero).

Iskandar hadir menggantikan Daud Joseph yang mengundurkan diri pada 30 Juni 2026 setelah sekitar tiga bulan menjabat.

Penetapan ini tertuang dalam Keputusan Para Pemegang Saham Perusahaan Perseroan PT Pos Indonesia Nomor 343/2026 tertanggal 15 Juli 2026.

Selain menetapkan pimpinan baru, Pos Indonesia juga memisahkan nomenklatur jabatan Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko menjadi dua posisi terpisah demi memperkuat tata kelola korporasi.

Baca Juga: Resmi Pamit dari Borneo FC, MVP Super League Mariano Peralta Segera Diperkenalkan Persib Bandung

Latar Belakang Keluarga Militer dan Pendidikan Internasional

M. Iskandar Kunaefi merupakan putra dari almarhum Mayor Jenderal TNI (Purn) Aang Kunaefi, sosok purnawirawan jenderal yang pernah mengemban amanah sebagai Gubernur Jawa Barat periode 1975–1985.

Berbeda dari sang ayah yang meniti karier di dunia militer dan pemerintahan, Iskandar memilih jalan profesional di bidang korporasi, manajemen logistik, hingga pengelolaan investasi.

Rekam jejak pendidikannya terbilang sangat mentereng di tingkat internasional.

Iskandar menyelesaikan pendidikan menengah di Eastbourne College of Arts & Technology, Inggris (GCSE, 1989), lalu melanjutkan studi Business Administration and Logistics Management di University of Maryland, College Park, Amerika Serikat hingga lulus pada 1994.

Keterampilan manajemennya kian diperdalam melalui Asian Institute of Management, Filipina pada periode 2005–2006.

Rekam Jejak Korporasi: Dari Nestlé Indofood, BUMD Jakpro, hingga Persib Bandung

Pengalaman manajerial Iskandar teruji lewat berbagai posisi strategis di korporasi papan atas.

Selama 16 tahun (1996–2012), ia menjabat sebagai President Director di PT Nestlé Indofood Citarasa Indonesia—perusahaan patungan (joint venture) Grup Salim dan Nestlé.

Pada 2012, ia merambah sektor pengelolaan aset sebagai Kepala Divisi Penasihat Bisnis dan Manajemen Investasi di PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA), serta aktif sebagai anggota Sistem Logistik Nasional (Sislognas) hingga 2016.

Kiprahnya berlanjut di BUMD DKI Jakarta melalui PT Jakarta Infrastruktur Propertindo (Jakpro) sebagai anggota Komite Investasi dan Remunerasi.

Menariknya, Iskandar juga sempat berkiprah di industri olahraga nasional dengan menjabat sebagai Direktur Operasional PT Persib Bandung Bermartabat (PBB)—entitas pengelola klub sepak bola Persib Bandung—sebelum akhirnya mengundurkan diri pada akhir 2024.

Tugas Transformasi dan Pembenahan: "Kompleksitas persoalan yang dihadapi Pos Indonesia serta agenda restrukturisasi ke depan membutuhkan sosok dengan keahlian spesifik di bidang logistik, manajemen aset, dan investasi untuk mengawal tahapan transformasi perusahaan secara menyeluruh," ungkap latar belakang penunjukan manajemen baru tersebut.

Tabel Profil, Riwayat Pendidikan, dan Rekam Jejak M. Iskandar Kunaefi

Guna memberikan pemetaan informasi mengenai latar belakang figur dan rekam jejak Dirut baru Pos Indonesia secara rapi, objektif, dan mudah dipahami, berikut adalah rangkuman datanya:

Komponen Profil Rincian Fakta & Rekam Jejak Profesional
Nama Lengkap M. Iskandar Kunaefi
Jabatan Terkini Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) (Per 15 Juli 2026)
Latar Belakang Keluarga Putra Mayjen TNI (Purn) Aang Kunaefi (Gubernur Jabar 1975–1985)
Pendidikan Formal

• Eastbourne College (Inggris, GCSE 1989)


• University of Maryland (AS, Logistics Management 1994)


• Asian Institute of Management (Filipina, 2005–2006)

Karier Korporasi Utama

President Director PT Nestlé Indofood Citarasa Indonesia (1996–2012)


Head of Business Advisory & Asset Management PT PPA (2012–2014)


• Komite Investasi PT Jakarta Infrastruktur Propertindo (Jakpro)

Karier Sektor Olahraga Direktur Operasional PT Persib Bandung Bermartabat (Hingga Akhir 2024)
Jaringan BUMN / Aset Mengelola 5.597 titik layanan, 8.032 armada, dan jangkauan 220+ negara

PR Besar Mengawal Transformasi dan Audit Danantara

Penunjukan Iskandar berlangsung di tengah agenda pembenahan besar-besaran PT Pos Indonesia di bawah pengawasan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).

Hasil asesmen Danantara menunjukkan perlunya perombakan mendasar terkait persoalan keuangan, tata kelola, hingga dugaan rekayasa laporan keuangan yang kini tengah ditindaklanjuti via audit investigatif (due diligence).

Dengan aset infrastruktur raksasa yang mencakup 5.597 titik layanan di seluruh Indonesia, 8.032 unit armada, serta jaringan distribusi internasional yang menjangkau lebih dari 220 negara, kepemimpinan Iskandar diharapkan mampu menuntaskan restrukturisasi internal sekaligus menjadikan Pos Indonesia sebagai jangkar utama holding logistik nasional.

(did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
Iskandar Kunaefi Dirut Pos Indonesia persib bandung gubernur jabar