SOLOBALAPAN.COM – Tanggal 21 Juli menyimpan berbagai catatan penting dalam sejarah dunia. Beragam peristiwa terjadi pada tanggal ini, mulai dari pelantikan raja pertama Belgia, dimulainya Agresi Militer Belanda I terhadap Indonesia, hingga keberhasilan Michael Schumacher menyamai rekor juara dunia Formula 1 milik Juan Manuel Fangio.
Selain itu, 21 Juli juga diperingati sebagai Hari Peluk Anak Sedunia, Hari Junk Food Nasional di Amerika Serikat, serta dikenal oleh sejumlah komunitas sebagai Hari UFO Nasional Indonesia. Tanggal ini juga menjadi hari lahir sejumlah tokoh ternama, seperti Dorce Gamalama dan Erling Haaland. Berikut 12 hal yang terjadi pada 21 Juli.
Baca Juga: Mitchell Baker Resmi WNI, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Puji Kedewasaan Sang Penyerang
1. Leopold I Dilantik sebagai Raja Pertama Belgia
Pada 21 Juli 1831, Leopold I resmi dilantik sebagai raja pertama Belgia setelah negara tersebut memisahkan diri dari Kerajaan Belanda. Pelantikan tersebut menjadi tonggak lahirnya monarki konstitusional Belgia.
Hingga kini, setiap 21 Juli diperingati sebagai Hari Nasional Belgia (Belgian National Day). Masyarakat merayakannya dengan parade militer, pertunjukan budaya, dan pesta kembang api sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah berdirinya negara tersebut.
Baca Juga: Enzo Fernandez Cetak Rekor Buruk, Masuk Daftar Hall of Shame Final Piala Dunia
2. Agresi Militer Belanda I Dimulai
Pada 21 Juli 1947, Gubernur Jenderal Hubertus van Mook mengumumkan dimulainya Operatie Product, yang kemudian dikenal sebagai Agresi Militer Belanda I. Operasi militer ini menyasar wilayah Jawa dan Sumatra yang dikuasai Republik Indonesia.
Agresi tersebut menjadi salah satu fase penting dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Tindakan Belanda juga menuai perhatian dan kecaman dari dunia internasional hingga akhirnya mendorong upaya penyelesaian melalui jalur diplomasi.
3. Vietnam Resmi Terbagi Dua
Konvensi Jenewa yang ditandatangani pada 21 Juli 1954 menghasilkan kesepakatan pembagian Vietnam menjadi Vietnam Utara dan Vietnam Selatan yang dipisahkan oleh garis Paralel ke-17.
Baca Juga: Asal-usul Kampung Jantirejo, Sondakan, Laweyan: Kampung yang memiliki kesejahteraan
Pembagian ini semula bersifat sementara hingga pemilu nasional digelar. Namun, perbedaan ideologi politik justru memicu konflik berkepanjangan yang kemudian dikenal sebagai Perang Vietnam.
4. Bendungan Aswan Rampung Dibangun
Pada 21 Juli 1970, Bendungan Aswan di Mesir resmi selesai dibangun setelah proses konstruksi selama 11 tahun. Proyek ini menjadi salah satu pembangunan infrastruktur terbesar di Afrika pada masanya.
Bendungan tersebut berfungsi mengendalikan banjir Sungai Nil, menyediakan pasokan air untuk irigasi, sekaligus menghasilkan listrik yang mendukung pertumbuhan ekonomi Mesir.
5. Michael Schumacher Samai Rekor Fangio
Pembalap asal Jerman Michael Schumacher berhasil memenangi Grand Prix Formula 1 Prancis pada 21 Juli 2002 di Sirkuit Magny-Cours.
Kemenangan itu memastikan Schumacher meraih gelar juara dunia Formula 1 kelimanya, menyamai rekor yang sebelumnya dipegang legenda balap Argentina, Juan Manuel Fangio. Rekor tersebut kemudian berhasil ia lampaui dengan total tujuh gelar juara dunia.
6. China Merevaluasi Nilai Mata Uangnya
Pada 21 Juli 2005, pemerintah China mengumumkan revaluasi nilai tukar mata uang Renminbi (Yuan) terhadap Dolar Amerika Serikat, dari 8,28 menjadi 8,11 yuan per dolar.
Pada hari yang sama, Bank Negara Malaysia juga mengubah kebijakan nilai tukar Ringgit dengan tidak lagi mengaitkannya secara tetap terhadap dolar AS. Langkah tersebut menjadi salah satu momen penting dalam dinamika ekonomi Asia.
7. Indonesia Open Hadirkan Tiga Final Sesama Negara
Indonesia Open 2019 yang berakhir pada 21 Juli menghadirkan pemandangan langka dengan tiga partai final yang mempertemukan pasangan dari negara yang sama, yakni Indonesia, Jepang, dan China.
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo sukses menjuarai sektor ganda putra setelah mengalahkan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. Sementara Jepang berjaya di ganda putri dan China menjadi juara ganda campuran.
8. Hari Peluk Anak Sedunia
Tanggal 21 Juli diperingati sebagai National Hug Your Kids Day atau Hari Peluk Anak Sedunia. Peringatan ini menjadi pengingat bagi para orang tua untuk menunjukkan kasih sayang melalui pelukan dan perhatian kepada anak-anak.
Meski berasal dari Amerika Serikat, kampanye ini telah dikenal di berbagai negara sebagai ajakan mempererat hubungan emosional dalam keluarga.
9. Hari Junk Food Nasional
Di Amerika Serikat, setiap 21 Juli diperingati sebagai National Junk Food Day. Hari ini identik dengan menikmati berbagai makanan cepat saji seperti burger, kentang goreng, pizza, hingga es krim.
Peringatan ini lebih bersifat hiburan dan budaya populer. Meski demikian, masyarakat tetap diingatkan untuk mengonsumsi makanan cepat saji secara bijak dan seimbang.
10. Hari UFO Nasional Indonesia
Sebagian komunitas pencinta astronomi dan fenomena luar angkasa di Indonesia mengenal 21 Juli sebagai Hari UFO Nasional Indonesia. Peringatan ini bukan merupakan hari nasional resmi, melainkan berkembang sebagai bagian dari budaya populer.
Momentum tersebut biasanya dimanfaatkan untuk berdiskusi mengenai fenomena benda terbang tak dikenal (UFO), eksplorasi antariksa, hingga kemungkinan adanya kehidupan di luar Bumi.
11. Dorce Gamalama dan Erling Haaland Lahir pada 21 Juli
Tanggal 21 Juli menjadi hari kelahiran sejumlah tokoh terkenal. Di Indonesia, ada Dorce Gamalama yang lahir pada 1963 dan dikenal sebagai penyanyi, presenter, sekaligus entertainer multitalenta.
Sementara di dunia olahraga, 21 Juli merupakan hari lahir penyerang Tim Nasional Norwegia sekaligus bintang Manchester City, Erling Haaland, yang lahir pada tahun 2000. Selain itu, penyanyi Monita Tahalea dan aktor Shandy William juga lahir pada tanggal yang sama.
12. Mengenang Teuku Nyak Makam dan Asmuni
Tanggal 21 Juli juga menjadi hari wafat dua tokoh yang dikenang masyarakat. Teuku Nyak Makam gugur pada 21 Juli 1896 sebagai salah satu panglima perang Aceh yang berjuang melawan kolonial Belanda.
Sementara itu, pelawak legendaris Indonesia Asmuni meninggal dunia pada 21 Juli 2007. Sosoknya dikenal luas melalui berbagai penampilan lawak yang mewarnai dunia hiburan Tanah Air selama puluhan tahun. (MG4)
Editor : Kabun Triyatno